/
Kamis, 15 Desember 2022 | 17:02 WIB
Prabowo dan Deddy Corbuzier - (Instagram/@mastercorbuzier)

Baru-baru ini, Deddy Corbuzier menerima pangkat Letkol Tituler Angkatan Darat (AD) dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. 

Juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pangkat Letkol Tituler diberikan kepada Deddy Corbuzier karena kemampuannya dalam berkomunikasi di media sosial.

Menurutnya, seperti dilansir dari Suara.com, Kamis (15/12/2022), kemampuan Deddy Corbuzier itu bisa membantu TNI dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Dengan pangkat tersebut, Deddy Corbuzier juga akan mendapatkan gaji dan tunjangan, seperti prajurit TNI pada umumnya. 

Warganet pun riuh membahas besaran gaji dan tunjangan yang akan diterima oleh Deddy Corbuzier. 

Merujuk pada Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2010 tentang Administrasi Prajurit Tentara Nasional Indonesia, disebutkan bahwa orang yang menerima pangkat tituler berhak mendapat tunjangan sebesar 15 persen yang diambil dari gaji pokok prajurit yang berasal dari pegawai negeri sipil sesuai dengan pangkat yang dipangkunya tidak termasuk tunjangan keluarga. 

Namun, Deddy Corbuzier langsung angkat bicara mengenai gaji dan tunjangan yang akan diterimanya dari pangkat tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengambil gaji dan tunjangan tersebut.

“Just info buat yang bertanya, saya tidak akan mengambil gaji atau tunjangan apapun sebagai Tituler,” tulis Deddy Corbuzier dalam akun Twitter @corbuzier, dikutip Kamis (15/12/2022). 

“Saya balikkan ke Negara, masih banyak lainnya yang lebih membutuhkan,” lanjut Deddy Corbuzier. 

Baca Juga: Aksi Begal Payudara Menyasar Perempuan di Cilodong Depok, Pelakunya Terekam CCTV

Cuitan Deddy Corbuzier pun menuai beragam reaksi dari warganet.

"Jangan cuma gaji, tolak juga jabatan tersebut karena sangat tidak pantas. Menolak gaji itu hal mudah karena gajinya kecil bagi elu, tapi menolak jabatan apa berani? Karena dengan jabatan tersebut, apapun bisa elu lakuin. Jangan nambah oknum," cuit warganet.

"Balikin itu titelmu, bukan gajimu. Katanya pinter. Gitu aja ngak paham. Kamu tidak layak," balas warganet yang lain.

"Kapan berangkat ke Papua, Om? KKB menggila di sana. Dah waktunya Anda yang turun," kata warganet.

Load More