/
Jum'at, 16 Desember 2022 | 12:14 WIB
Irfan Hakim pakai batik parang di pernikahan Kaesang dan Erina. - (Instagram/@irfanhakim75)

Banyak tanda tanya muncul setelah Irfan Hakim mengunggah fotonya di Instagram saat menghadiri pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Jogja pada Sabu (10/12/2022). Pertanyaan tersebut berkaitan dengan motif batik parang pada kemeja yang dikenakan sang presenter.

Namun, berbagai komentar untuk unggahan Irfan Hakim itu tak mendapat tanggapan dari sang pemilik akun.

Rasa penasaran publik pun terjawab oleh penjelasan dari pegiat batik tulis asal Kulon Progo, Agnes Dwina Herdiasti. Pengguna akun TikTok @agnesdeus ini merespons komentar netizen yang meminta untuk mengulas batik Irfan Hakim di pernikahan Kaesang dan Erina.

Lewat video yang ia unggah di TikTok pada Kamis (15/12/2022), Agnes membenarkan bahwa Irfan Hakim memakai batik motif parang di pernikahan Kaesang.

"Dan ukurannya tuh besar banget. Mungkin besarnya lebih gede kali ya dari motif parang terbesar yang pernah ada, yaitu parang barong," terang pemilik lini fesyen Beeseven Batik ini.

Sementara itu, kata Agnes, batik parang barong hanya boleh digunakan oleh para raja. Ia pun menunjukkan foto penobatan Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X, yang terlihat memakai kain batik parang barong.

Menurut penjelasan Agnes, motif batik parang paling besar itu memiliki ciri khas lebih bulat, dengan bentuk sayap dan badan yang berbeda dari motif batik parang rusak dan parang lainnya.

Meski begitu, Agnes menilai, Irfan Hakim memilih batik motif parang diduga karena semata faktor estetika.

"Karena batiknya emang bagus banget ya, jadi parangnya itu besar-besar, terus ada aksen motif utamanya itu burung phoenix sepasang," ungkap Agnes.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Minta Maaf Jadi Tersangka Kasus Suap: Saya Salah

"Dan saya yakin 100 persen Mas Irfan Hakim tuh enggak bermaksud untuk mengabaikan anjuran dari keluarga Mas Kaesang untuk enggak menggunakan parang," lanjutnya.

Kendati demikian, ia menganjurkan, orang Jawa perlu memiliki kesadaran akan kedudukannya dalam masyarakat ketika memilih motif batik yang hendak dipakai dalam suatu acara.

"Kita mesti empan papan saat mengenakan motif parang, terutama jenis parang yang ukurannya besar, itu aja," tutupnya.

Sebelumnya, menjelang pernikahan Kaesang dan Erina, telah dipastikan bahwa acaranya akan digelar menggunakan adat Jawa yang sangat kental lantaran kedua mempelai sama-sama berdarah Jawa.

Lantas, terdapat aturan bahwa tamu undangan tidak boleh memakai pakaian batik motif parang. Kaesang sendiri menjelaskan salah satu alasannya.

"Yang boleh memakai motif itu kan Kanjeng Gusti (keluarga bangsawan). Yang lain, kita kan rakyat biasa, harus pakai yang biasa," jelas Kaesang usai gelar doa di Puro Mangkunegaran, Solo, Rabu (7/12/2022).

Load More