Kasus perundungan atau pembullyan di sekolah masih saja dianggap bukan masalah serius. Seperti salah satu thread yang viral di Twitter ini, dibagikan oleh akun @slestaar.
Dalam thread yang ia buat pada Jumat (24/12), ia menceritakan kasus adiknya yang mengalami perundungan di sekolahnya.
Sayangnya saat mengadukan hal tersebut pada wali kelas, adiknya justru diminta pindah sekolah saja.
"ADEK GUA DI BULLY, UDAH SAMPAI KE FISIK. LALU GUA MENGHUBUNGI WALI KELASNYAA.
DAN RESPONNYAAAA……
NGADU PEMBULLYIAN MALAH DISURUH PINDAH SEKOLAH. GURU MACAM APA INI?" tulis akun @slestaar.
Dalam tangkapan layar yang dibagikan dalam thread, memperlihatkan obrolan via WhatsApp yang ia lakukan dengan wali kelas.
Awalnya, ia menjelaskan keinginan sang adik yang beberapa kali minta pindah sekolah karena nilai rapornya terus disindir dan diusik oleh beberapa murid.
Melihat adiknya sudah di tahap ketakutan dan kawan-kawannya berani main fisik, akun @slestaar itu pun meminta sekolah bertindak tegas.
Namun balasan wali kelas justru membuat berang, karena mewajarkan hal tersebut.
Baca Juga: Jelang Libur Akhir Tahun, Ini 6 Tempat Wisata Liburan Natal di Jakarta
"Namanya jg anak anak, bercanda kdg2 keterlaluan," balas sang wali kelas. Lebih menjengkelkannya lagi, sang wali kelas mempersilakan jika ingin pindah sekolah.
"Kalo pingin pindah saya rasa itu lebih bagus," balas si wali kelas.
Dari percakapan dengan wali kelas, terkuak jika adik pemilik akun ini berada di tingkat 10 SMA kelas IPS 2.
Wali kelas pun tidak menampik jika banyak anak nakal berkumpul di kelas tersebut. Alih-alih memberi solusi, wali kelas mengatakan jika murid baru akan dikenakan sanksi jika terbukti menyakiti fisik.
Hingga artikel ini dipublikasikan, terpantau thread tersebut sudah mendapat 27,6 ribu likes dan 5,6 ribu retweet. Belum ada titik terang maupun solusi yang diberikan oleh sekolah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus