Kaesang Pangarep dan Erina Gudono resmi menjadi pasangan suami istri sejak Sabtu (10/12/2022) lalu. Setelah mengucap ijab kabul, keduanya diketahui menjalani beberapa rangkaian acara pernikahan, mulai dari resepsi, ngunduh mantu, hingga tasyakuran.
Usai menyandang status baru sebagai istri dari putra bungsu Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi, Erina Gudono mengungkapkan bakal menunda studi S-2 nya. Hal ini lantaran dirinya dan suami harus menyelesaikan beberapa hal.
Pernyataan ini dilontarkan oleh Putri Indonesia DIY tersebut melalui unggahan di Instagram Story-nya. Ketika itu, ada seorang warganet yang mengirimkan pertanyaan terkait apakah sebelum menikah pasutri baru ini membuat sebuah perjanjian.
"Mbak Erina dan Mas Kaesang ada perjanjian gitu nggak, khususnya terkait karier dan kuliah S-2 nanti?" tanya warganet seperti dikutip Mamagini melalaui unggahan Instagram Story @erinagudono pada Selasa (27/12/2022).
Menantu ketiga Jokowi ini mengungkapkan bahwa dirinya tidak membuat perjanjian apapun bersama Kaesang Pangarep. Namun, keduanya telah mendiskusikan perihal karier dan studi lanjutannya.
"Nggak perjanjian sih, hanya diskusi aja sebelum dan setelah menikah," jelas Erina.
Wanita 26 tahun ini lantas mengungkapkan jika sekarang ini dirinya harus menunda keberangkatannya untuk meneruskan kuliah S-2 di luar negeri.
"Kami harus menyelesaikan dan settling beberapa hal di Indonesia sebelum aku studi. Jadi untuk sekarang aku tunda dulu berangkatnya," ujar Erina.
Dalam kesempatan tersebut, Erina Gudono juga mengatakan bahwa suaminya sangat mendukung jika dirinya hendak melanjutkan kuliahnya. Sama juga terkait karier, Kaesang Pangarep juga memberikan support.
Baca Juga: Ogah Spekulasi Ada Sabotase Gegara Rumah Jaksanya Dibobol Maling, KPK: Itu Musibah
"Dia selalu support aku belajar in any way possible [dalam segala jalan yang memungkinkan] karena itu juga bagus untuk nantinya kami mendidik anak di masa depan," kata Erina.
"Untuk karier he also support whatever I do and vice versa [Dia juga kasih dukungan terkait apapun yang aku lakukan dan sebaliknya]," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kisah Panjang Calon Rumah Presiden Jokowi di Colomadu Karanganyar: Awalnya Akan Dibangun Museum Iriana
-
Usai Cari Kaesang Pangarep, Publik Tagih Erina Gudono Untuk Main Bareng Al Nahyan
-
Pakai Singlet di Acara Nikahan, Al Nahyan Ternyata Malah Jadi Mood Booster Erina Gudono: Bikin Lupa Capek
-
Kaesang Bisa Nikah di Istana Raja Jawa, Jokowi Disebut Punya Trah Darah Biru, Budayawan: Dia Keturunan..
-
Kaesang Pangarep Tak Pernah Nongol di Twitter Lagi, Erina Gudono Ikut Heran: Kok Tumben
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung