Momen pergantian tahun nampaknya menjadi pengalaman tak terlupakan sekaligus membahagiakan bagi Tasya Kamila. Tepat pada 1 Januari 2023 lalu, anak keduanya telah lahir ke dunia.
Anak kedua Tasya Kamila dan Randi Bachtiar diketahui memiliki jenis kelamin perempuan. Keduanya memberi nama putri mereka Shafanina Wardhana Bachtiar.
Lewat akun Instagramnya, Tasya membagikan potret anak keduanya ketika baru saja lahir. ia juga sempat curhat mengenai kondisi kurang menyenangkan yang dialami semasa operasi.
Tasya menjelaskan bila dirinya memakai metode ERACS untuk proses kelahiran keduanya. Metode ini disebut mampu mengurangi tingkat rasa sakit dan juga memiliki proses penyembuhan yang lebih cepat.
Menurut Tasya, proses lahiran dengan metode ERACS tak jauh berbeda dengan lahiran dengan metode caesar biasa. Hanya saja ada momen yang menegangkan tatkala proses operasi berlangsung.
Tasya mengaku bila dirinya merasa pusing hingga sempat muntah usai suntik anestesi. Ia bahkan merasa mengantuk pasca putrinya berhasil dikeluarkan dari perut.
"Abis bayinya lahir aku ngerasa ngantuk parah dan izin tidur sambil dokter-dokter sibuk jahit. Untung masih bisa bangun ya shay," tulisnya.
Perempuan berusia 30 tahun ini juga mengalami gatal-gatal setelah operasi selesai dilakukan. Usut punya usut, Tasya disebut memiliki alergi dengan morphin. Alhasil ia tidak bisa pulih sesuai perkiraan.
Tasya mengaku dirinya baru bisa belajar duduk dan jalan 15 jam pasca operasi. Ia baru bisa melakukan kegiatan sederhana tersebut pasca disuntik anti nyeri yang 'canggih'.
Baca Juga: 10 Seleb Dituding Jadi Pelakor Selama 2022, Arawinda Kirana Bikin Heboh
"Ni barusan dicoba lagi jalan eh beneran keren langsung berkurang banget cenut-cenutnya," ujar Tasya sembari memamerkan video ketika dirinya berjalan dibantu dengan tiang infus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026