Menyambut tahun baru 2023, tentu saja beberapa orang sudah bersiap dengan beberapa hal termasuk masalah kalender.
Kendati sudah banyak orang memiliki kalender di gadget mereka, faktanya bentuk fisik dari benda ini masih dinilai sangat bermanfaat.
Bicara soal kalender, belum lama ini viral sebuah video di mana seorang wanita mendapatkan kalender 2023 gratis dari RT wilayah tempat dirinya tinggal.
Kalender 2023 yang didapat oleh wanita itu dari RT setempat kebetulan bergambar Ketua DPR RI Puan Maharani dengan aksen desain dan warna merah khas partai PDI Perjuangan.
Iseng diduga berniat mengasah kreativitas, tiba-tiba wanita ini berinisiatif memodifikasi kalender bergambar Puan Maharani itu..
Wanita ini mulai terlihat menggunting bagian dari kalender hingga seluruhnya tampak terpisah.
Bikin warganet terkejut, wanita ini mendadak menghilangkan foto Puan Maharani yang tadinya menjadi satu bagian dengan kalender 2023 itu.
"Ketika dapat kalender 2023 dari RT, kok keliatan kosong banget ya, coba bikin lebih menarik," ungkap wanita itu dalam video menggunakan Google Voice.
"Pertama, pisahkan antara kalender dan foto, lanjut tempel kalendernya di dinding dan tulisan tahun 2023. Gimana menurut kalian?" tutur wanita itu dalam video.
Baca Juga: Sok Mau Laporkan Norma Risma ke Polisi, Laporan Rozy Zay Hakiki Ditolak Polisi
Video kalender 2023 gambar Puan Maharan dimodifikasi tersebut kemudian menjadi viral usai diunggah kembali oleh akun Instagram @halewwwwaseli.
Tidak sedikit warganet yang kemudian khawatir sekaligus heran dengan kreasi kalender buatan wanita itu.
"Demi menjaga keamanan Anda, mohon jangan belu bakso keliling dulu selama 1 tahun" tutur salah seorang warganet.
Namun ada pula yang menilai bahwa tutorial tersebut tidak sopan dan tak layak ditiru.
"Contoh video yang tidak dewasa dan tidak sopan. Kalau tidak suka ya kembalikan saja kak" ungkap warganet lain mengkritik.
"Inilah contoh konten yang tidak beretika, tidak mengajarkan bagaimana seharusnya menghormati pimpinan lembaga tinggi negara. Terlepas apapun kekurangan dan kelebihan dari setiap pejabat kita, tidak sepantasnya kita memperlakukan (red: menghina) gambar tokoh nasional kita dengan mengkuwel2nya, merekam dan mempublikasikannya. Bagaimana kalau itu foto kita, atau foto orang tua kita yang digituin?" imbuh warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Inikah Honda PCX Facelift Terbaru? Lebih Macho dan Punya Fitur Dash Cam Bawaan
-
Lonjakan Harga Plastik dan Kebenaran yang Selama Ini Terabaikan
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Seluk-Beluk Distribusi Buku di Balik Kehangatan Toko Buku Kobayashi
-
Suasana Dingin di Balik Panggung GIGI Jadi Sorotan: Thomas Ramdhan Memilih Menyendiri
-
Videonya Viral, Tradisi Santri Jongkok Saat Guru Lewat di Ciamis Tuai Pro Kontra
-
Lagi Asyik Olahraga, Pria di Denpasar Dianiaya Bule Prancis Hingga Berdarah
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader