Belakangan ini kembali muncul video Denada menceritakan soal pengobatan putrinya. Ia mengaku harus menjual hartanya untuk biaya pengobatan dan hidup di Singapura.
Denada mengatakan untuk membayar biaya sewa rumah di sana saja sudah menghabiskan Rp35 juta. Hal itu lah yang membuat hartanya harus terkuras habis, selain biaya pengobatan anaknya.
"Kenapa menjadi besar sekali, karena kami selain biaya medis yang dua kali, tiga kali lipat lebih mahal daripada di Indonesia. Kami harus tinggal di sana dan Singapura termasuk negara yang luar biasa mahal sekali. Untuk tempat tinggal aja kami bayar Rp35 juta per-bulan. Belum ditambah listrik, makan, hidup, transportasi, biaya pengobatan, sama pengondisian," jelas Denada dalam unggahan akun Instagram @lambegosiip, Jumat (6/1/2023).
Bahkan selama pengobatan putrinya itu ia harus rela menjual dua rumahnya. Istana impiannya benar-benar hanya menjadi angan dan kenangan saja pada saat itu.
Mencuatnya unggahan video itu malah membuat warganet ramai menyenggol Aldila Jelita. Seperti yang diketahui, namanya menuai hujatan usai membuka donasi untuk biaya pengobatan Indra Bekti pasca melakukan operasi pendarahan otak.
"Hebat banget, tanpa open donasi tapi sanggup berjuang walau harus kehilangan harta demi orang yang disayang," tulis si pemilik akun pada keterangan video.
Unggahan itu lantas menarik perhatian publik untuk berkomentar.
"Tetangga gimana, apa baek-baek aja," komentar seorang warganet sarkas.
"Salut bagt @dhila_bekti," ujar warganet lain sambil menyebut nama istri Indra Bekti.
Baca Juga: Bentrok Perguruan Silat Bikin Rusuh Jatim, Mulai di Kediri lalu Bojonegoro
"Beda sama tetangga sebelah ya, malah buka donasi," imbuh warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Fakta Blackout Massal yang Melumpuhkan Riau Hingga Aceh
-
Wanti-wanti Bobotoh di GBLA, Bojan Hodak: Jangan Sampai Angkat Piala di Atas Tribun Lagi
-
Ternyata Korban Pembunuhan! 6 Fakta Terungkapnya Kasus Mayat Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg dan Tanjungsari Bogor Disegel
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
Negara Rugi Rp12,5 Miliar! Polres Bogor Gulung Mafia BBM, Elpiji Subsidi dan Tambang Emas
-
Listrik di Riau Nyala Kembali usai Padam Total selama 3 Jam
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
-
PLN Investigasi Penyebab Blackout Sumatera Utara: Ini Bedanya dengan Mati Lampu Biasa