/
Senin, 09 Januari 2023 | 17:51 WIB
Sumaryono [instagram]

Kisah kehidupan Tiko, pemuda yang viral karena menjaga ibunya yang diduga depresi terus bergulir.

Tiko tinggal dengan ibunya yang bernama Eny di satu rumah mewah yang terbengkalai.

Dalam pengakuannya kepada media, tiko sudah belasan tahun tinggal di rumah mewah di Jakarta Timur itu.

Ia menyebut sejak kecil sudah ditinggal bapaknya, Moedjie Susanto.

Mengaku tidak tahu apa-apa tentang permasalahan Ibu dan Bapaknya itu, muncullah orang-orang yang mengaku keluarga dari Herman Moedjie Susanto.

Pertama yang muncul adalah orang yang mengaku anak dan cucu dari istri pertama Bapaknya Tiko.

Tiko sempat dituding pihak ini karena memberikan informasi yang salah. Setelah itu muncullah seorang kakek, yang mengaku saudara jauh Herman Moedjie bernama Sumaryono.

Saat didatangi media, Sumaryono menceritakan sedikit kisah awal mula pernikahan Herman Moedji dan Ibu Eni, orang tua Tito. Setelah diketahui, Herman Moedji sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.

Namun, Sumaryono sempat menanggapi ada kabar yang beredar bahwa saudaranya itu seolah-olah pergi karena tidak bertanggungjawab kepada anak dan istrinya.

Baca Juga: Mendagri: Kepemimpinan Kepala Daerah Penting dalam Pengendalian Inflasi

"pak herman sudah meninggal, tapi seolah-olah dia meninggalkan tanggung jawab, meninggalkan anak istri itu tidak benar, itu saya gak terima," jelas dia.

Kemudian Sumaryono menceritakan awal mula Herman menikah dengan ibu Eny.

Herman dan Eny menikah pada tahun 1996. Sumarno sempat menemani Herman menikah dengan Eny.

Sementara Tiko lahir pada tahun 1999. Kemudian mereka bercerai karena masalah finansial.

Setelah bercerai Pak Herman diduga pulang kampung.

Menurut Sumarno, Herman adalah sosok yang dermawan. Setelah meluruskan semua cerita, ia juga tak lupa memuji sikap Tito selama ini.

Load More