Beredar video di Tiktok yang memberikan narasi bahwa tersangka kasus pembunuhan Brigadir, Ferdy Sambo akan dihukum mati tengah malam.
“semoga tenang disana, eksekusi mati akan dilakukan tengah malam nanti” bunyi narasi di video tersebut.
Video itu memuat foto Ferdy Sambo lengkap dengan foto peti mati. Namun, benarkah kabar tersebut?
Setelah ditelusuri dari situs turnbackhoax.id berita tersebut sangat menyesatkan.
Diketahuii sidang kasus pembunuhan Brigadir J belum sampai pembacaan putusan hakim. Video tersebut menggiring opini dengan menggabungkan foto peti mati dan foto Ferdy Sambo.
Sementara isi video yang dimuat adalah mengambil cuplikan video Youtube Official NET News berjudul “6 Regu tembak disiapkan jelang eksekusi mati-NEt17.”
Sementara gambar peti mati tersebut bukan diperuntukkan untuk Ferdy Sambo.
Berdasarkan penelusuran Google Image, gambar peti berwarna putih sama dengan unggahan akun Tokopedia yang menjual peti mati.
Kesimpulan
Video Tiktok dengan klaim Ferdy Sambo dieksekusi mati tengah malam adalah hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
Laka Lantas Mobil Bak Terbuka dengan Truk Boks di Indramayu Tengah Ditangani Polisi, Korban Luka Mencapai 15 Orang
-
Sukses dengan Konten Bocil yang Bikin Ngakak di Tiktok, Syahrul Ramadhan Jadi The Most Favorite Influencer
-
Berani Sentil Nasib Presiden Depan Kader PDIP, Megawati Dinilai Tengah Tekankan Kewenangannya di Atas Jokowi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel