Pengacara Rozy Zay Hakiki dikabarkan memilih damai ketimbang memperpanjang urusan dengan Norma Risma yang kini didampingi oleh Hotman Paris Hutapea.
Dalam video yang beredar, pengacara Rozy mengaku siap jika pihak Norma Risma yang didampingi Hotman Paris melaporkan balik Rozy ke polisi.
"Ya silakan aja sih gak ada masalah, kita profesional di sini, intinya kalau saya sih ya di sini selalu mengedepankan untuk perdamaian" ujar pengacara Rozy dikutip dari video yang diunggah akun instagram @rumpi_gosip, Senin (16/1/2023).
Meski mengaku tak ada masalah jika pihaknya dilaporkan balik ke polisi, namun begitu pengacara Rozy Zay menyebut lebih mengutamakan perdamaian.
"Kita gak usah kemana-mana, kalau memang ada perdamaian, yuk kita bareng-bareng, yang saya inginkan seperti itu," katanya.
Menurutnya, pihaknya selalu mengedepankan perdamaian dan tak menghendaki keributan.
"kita selalu mengedepankan yaitu perdamaian, gak usah lah jadi ribut-ribut, yang udah-udah, kalau saya sih seperti itu," katanya lagi.
Dirinya juga mengaku telah memberikan motivasi kepada Rozy untuk mengedepankan perdamaian dan menutup masalah yang telah lalu.
"Saya sudah memberikan motivasi ke klien kami, masukan dan saran seperti itu, yuk kita bareng-bareng kita mengedepankan untuk perdamaian. Udahlah yang udah udah. Gimana bagusnya. Pinginnya seperti itu." ungkapnya.
Baca Juga: Nama Iwan Budianto Muncul di Bursa Calon Waketum PSSI Meski Sudah Tidak Bersedia, Kok Bisa?
Unggahana video tersebut pun lantas mendapatkan berbagai komentar dari para warganet.
Sejumlah netizen menilai nyali pengacara Rozy ciut usai mengetahui Norma Risma didampingi oleh Hotman Paris.
"Lahh, lu duluan sok-sokan mau lapor pencemaran nama baik.. giliran dijabanin ,bilangnya mengedepankan perdamaian" kata seorang netizen.
"Perang belum mulai uda mundur duluan. Lagian uda tau yg dilawan sekelas hotman paris, itu si laki masih sok2an. Bukannya minta maaf sama mantan istri." kata netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Berkas Gugatan Cerai Venna Melinda Belum Masuk Pengadilan, Hotman Paris Bilang Begini...
-
Ditanya Hotman Paris Soal Urusan Ranjang, Raffi Ahmad: Sehari 2 Kali Minimal
-
Gara-Gara Disomasi Hotman Paris, Kienzy Myelin yang Doyan Tampil Seksi Banjir Tawaran Endorse
-
Venna Melinda Siap Gugat Cerai Suami, Hotman Paris Ungkap Ferry Irawan Tak Beri Nafkah 3 Bulan, Tapi Doyan Minta 'Jatah'
-
Venna Melinda Tak Mau Cabut Laporan Polisi dan Tolak Berdamai, Hotman Paris: Ini Sudah Akhir dari Segalanya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha