Sosok Talitha Pavita belakangan menjadi sorotan dan mendapat kritikan tajam usai konten prank yang ia buat viral. Pasalnya, konten prank itu dianggap menjurus pada pelecehan seksual.
Dalam video tersebut, terlihat Talitha membuat konten "ngomong kedeketan" di mana ia bertanya soal alamat ke beberapa pria.
Yang membuat warganet melemparkan kritikan tajam, tak cuma wajah Talitha yang terlalu dekat saat bertanya tapi bagian dadanya juga hampir menempel ke arah lawan bicaranya.
Tampak para pria yang diajak berbicara sedikit canggung lantaran posisi yang terlalu dekat.
Sontak saja banyak warganet menganggap bahwa aksi yang dilakukan Talitha mengarah pada pelecehan seksual.
Untuk meluruskan tudingan tersebut, Talitha Pavita pun membuat klarifikasi.
Wanita yang akrab disapa Talpav ini menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tak memiliki intensi untuk melakukan pelecehan seksual dengan menempelkan payudara ke lawan bicaranya.
Sebab, konsep video prank tersebut hanyalah berbicara secara dekat dengan orang lain.
Namun karena badannya yang lebih pendek, maka ia seolah seperti memajukan payudaranya, padahal tidak demikian.
Baca Juga: Pro Kontra Perjuangan Erick Thohir Demi Harlah 1 Abad NU, Suriah PWNU: Rasulullah Dulu Begitu
"Cuma karena posisi duduk dan tinggi gue, untuk gue bisa ngomong ke kuping orangnya, keliatannya kayak gue nempelin payudara gue. Padahal gak sama sekali," terang Talpav dikutip dari akun TikTok @talpav_.
Di akhir video, Talpav pun meminta maaf serta menjelaskan bahwa ia sudah izin kepada para pria tersebut sebelum video tayang.
"Di akhir video ini, gue minta maaf ke orang-orang yang gue prank karena gue bikin mereka bingung dan juga udah minta izin buat videonya di-upload dan mereka setuju," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi