Media sosial dibuat geger baru-baru ini karena konten prank tempel payudara yang diunggah akun TikTok @talpav_. Videonya itu langsung ramai kecaman dari para pengguna Twitter karena mengindikasikan perilaku pelecehan seksual.
Dalam video itu, Talpav berpura-pura menanyakan alamat ke tiga laki-laki yang ia temui di pinggir jalan. Saat berbicara dengan setiap lawan bicaranya, Talpav dinilai berjarak terlalu dekat sambil membusungkan dada, membuat target prank-nya tak nyaman.
Melihat video itu, sang tiktoker dibanjiri tudingan melakukan pelecehan. Banyak pula yang geram saat mengandaikan konten itu dibuat oleh laki-laki.
Tak lama setelah timbul kehebohan karena videonya, Talpav kemudian mengunggah video klarifikasi di TikTok, yang kemudian kembali meramaikan Twitter.
Di situ, Talpav membantah menempelkan payudaranya ke target prank. Menurutnya, ia hanya mendekatkan wajah ke telinga.
"Di video ini, intensi gue pure adalah ngomong kedeketan ke orang dengan mendekatkan muka gue sedeket mungkin ke telinga mereka, bukan sama sekali nempelin payudara gue," jelas Talpav dua hari lalu.
Dirinya mengaku terinspirasi membuat video "Ngomong Kedeketan Liat Reaksi Orang" itu dari content creator luar negeri bernama The Daily Dropout.
Di samping itu, Talpav mengaku telah meminta maaf pada setiap target prank-nya dan telah diizinkan oleh mereka untuk mengunggah video yang sudah direkam.
Kendati begitu, warganet di Twitter tak serta merta memercayai ucapan Talpav dalam video klarifikasinya. Ia justru makin dihujat karena dalihnya.
Baca Juga: Tim Kecil Koalisi Perubahan Selesai Bahas Piagam Deklarasi, Tinggal Cari Hari Baik
"Dis! Mending kamu mendekatkan diri kepada Tuhan aja mba," cuit pengguna akun @AREAJULID, Jumat (3/2/2023).
"Bs ajj ngelesnya," balas salah satu netizen.
"Tapi anumu lebih Deket daripada mukanya," ungkap yang lain.
Seorang pengguna Twitter juga menjelaskan, "Cuma minta maaf?
Harusnya dilaporin ke polisi karna ini pelecehan seksual
Konten gini bahaya, kenapa?
Karna bikin banyak orang menormalisasi hal gini, seakan-akan itu hal yg wajar dan bisa dilakuin
Padahal itu udah kriminal, harusnya masuk penjara
Masa cowok doang yg jd pelaku."
"Klarifikasinya semakin menunjukkan kebodohannya," tulis warganet.
"Perempuan pelaku pelecehan," tambah lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026