- RI siapkan Indonesia Center New York untuk promosi investasi dan bisnis global.
- KJRI, GEKRAFS, dan vOffice berkolaborasi perkuat diplomasi ekonomi RI.
- Platform baru bidik ekspansi UMKM, ekonomi kreatif, dan investor internasional.
Suara.com - Upaya memperkuat jejak Indonesia di pasar global terus dilakukan. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York bersama vOffice InvestinAsia Group dan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk mendukung pengembangan Indonesia Center New York, sebuah platform yang disiapkan sebagai etalase bisnis, investasi, ekonomi kreatif, dan budaya Indonesia di Amerika Serikat.
Penandatanganan yang berlangsung di vOffice Centennial Tower, Jakarta Selatan, Kamis (12/6), menjadi langkah awal membangun wadah yang menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan investor global, komunitas kreatif, hingga berbagai pemangku kepentingan internasional dalam satu ekosistem terintegrasi.
Inisiatif ini hadir di tengah meningkatnya minat perusahaan Indonesia untuk menembus pasar internasional dan besarnya perhatian investor global terhadap kawasan Asia Tenggara. Keberadaan Indonesia Center New York diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat.
Konsul Jenderal RI di New York, Winanto Adi, mengatakan Indonesia memiliki potensi ekonomi, budaya, dan kreativitas yang sangat besar yang perlu ditampilkan secara lebih terpadu di tingkat global.
"Kolaborasi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat kehadiran Indonesia di Amerika Serikat melalui berbagai program yang menghubungkan pelaku usaha, investor, komunitas kreatif, dan masyarakat internasional," ujar Winanto dalam keterangannya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya Indonesia Center New York sebagai platform yang mampu memperkenalkan Indonesia secara lebih komprehensif sekaligus membuka peluang baru di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi.
Dalam kolaborasi tersebut, KJRI New York akan berperan memperkuat diplomasi ekonomi dan menjembatani hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan di Amerika Serikat. Sementara GEKRAFS akan mendorong promosi ekonomi kreatif Indonesia di pasar global.
Di sisi lain, vOffice InvestinAsia Group akan memberikan dukungan melalui layanan bisnis, investasi, legalitas, hingga pengembangan usaha yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade.
Direktur vOffice InvestinAsia Group, Erwin Arivianto Soerjadi, menilai kebutuhan pelaku usaha Indonesia untuk mengakses jaringan global semakin besar. Menurutnya, New York merupakan salah satu pusat bisnis dan investasi paling strategis di dunia.
Baca Juga: Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
"Indonesia memiliki banyak perusahaan yang siap berkembang ke tingkat internasional, namun masih membutuhkan akses yang lebih luas terhadap jaringan bisnis, investor, dan peluang kolaborasi global," kata Erwin.
Ia berharap Indonesia Center New York dapat menjadi titik temu berbagai peluang bisnis dan investasi dalam satu platform yang lebih efektif dan terintegrasi.
Saat ini, vOffice InvestinAsia Group telah melayani lebih dari 50.000 klien dari berbagai negara dan memiliki jaringan lebih dari 40 lokasi di sejumlah kota besar di Indonesia. Melalui InvestinAsia, perusahaan juga aktif membantu investor asing masuk ke Indonesia sekaligus mendukung perusahaan nasional berekspansi ke pasar internasional.
Ketua Umum GEKRAFS, Kawendra Lukistian, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk meningkatkan eksposur Indonesia di panggung global.
"Indonesia memiliki kekayaan kreativitas, budaya, dan talenta yang luar biasa. Kami berharap semakin banyak pelaku ekonomi kreatif Indonesia yang memperoleh akses pasar internasional dan memperluas jejaring global," ujarnya.
Sementara itu, Sandiaga Uno yang merupakan Advisory Committee vOffice InvestinAsia Group sekaligus Ketua Dewan Pembina DPP GEKRAFS menegaskan pentingnya memperkuat kehadiran Indonesia di pusat-pusat ekonomi dunia.
Menurutnya, Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan anggota G20 memiliki potensi besar yang perlu didukung dengan platform promosi yang kuat dan berkelanjutan.
"Indonesia Center New York diharapkan menjadi platform strategis yang memperkenalkan budaya, produk, talenta, dan peluang investasi Indonesia kepada dunia sekaligus memperkuat nation branding Indonesia," kata Sandiaga.
Ke depan, para pihak akan menjajaki berbagai program kolaboratif mulai dari promosi investasi, business matching, forum bisnis internasional, kegiatan networking, hingga pengembangan ekonomi kreatif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian