Sebuah akun Youtube dengan 107 ribu pengikut membuat sebuah unggahan yang mengklaim bahwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok melakukan terlibat dalam tindak pidana korupsi.
Akun YouTube bernama AGENDA POLITIK itu dalam unggahannya juga mengklaim bahwa Ahok sampai meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"BASUKI TJAHAJA PURNAMA MINTA MAAF: SAYA KHIANATI KEPERCAYAAN JOKOWI" begitu judul konten tersebut dikutip mamagini, Rabu(15/2/2023).
Tak hanya itu saja, akun tersebut juga memasang Thumbnail pada unggahannya berupa foto Ahok yang direkayasa seakan menjadi tahanan polisi.
Selain itu terdapat pula narasi pada Thumbnail sebagai berikut:
'DIKAWAL KETAT !! BARESKRIM POLRI SITA SELURUH ASET KORUPSI AHOK !! INILAH PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG RP 1,9 T'
Namun begitu, apakah benar Polisi sita aset hasil korupsi Ahok?
Penjelasan
Faktanya, saat ini Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tidak ditahan oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: 'Bunda...' Kata Ahmad Dhani Sapa Maia Estianty, Sikap Mulan Jameela seperti Ini
Narasi yang mengatakan bahwa Bareskrim Polri menyita aset korupsi Ahok adalah Tidak Benar.
Selain itu, tidak ada pemberitaan kredibel yang menyatakan Ahok terbukti terlibat kasus korupsi.
Ahok juga tidak pernah meminta maaf kepada Presiden Jokowi karena berkhianat.
Adapun isi unggahan video tersebut juga tidak selaras dengan narasi dalam thumbnail atau pun judul.
Kesimpulan
Konten dengan klaim bahwa Bareskrim Polri sita aset korupsi Ahok merupakan informasi hoaks / kabar bohong.
Unggahan tersebut mengandung informasi yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Dear Pak Johnny G Plate, Baiknya Mundur Saja dari Menkominfo Jika Niat Usung Anies
-
Sudutkan Nasdem Lewat Dugaan Korupsi BTS 4G, Dikhawatirkan Jadi Bumerang bagi Jokowi
-
Jhonny G Plate Tersandung Kasus Korupsi BTS 4G, Momen Jokowi Bersih-Bersih Nasdem di Kabinet
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Jadi Tersangka Korupsi Formula E, Koalisi Ngamuk dan Ancam Jokowi
-
Vlogger Israel Promosikan Nikel RI, Sebut-sebut Tesla
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim