Komika Bintang Emon ikut terpancing berkomentar terkait kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio kepada David, anak pengurus GP Ansor.
Seperti emosi, Bintang Emong mengunggah video di akun Instagramnya @bintangemon. Melalui video itu, Bintang Emon mengungkapkan emosinya kepada pelaku penganiayaan yang menurutnya mengalami gangguan jiwa.
“Yang dipukulin udah jatoh loh, abis itu dia nendang mukanya pake ancang-ancang terus selebrasi, gila!” ujar Bintang, seperti dikutip dari Hops.ID pada Jumat, 24 Februari 2023.
Bintang Emon juga menilai perbuatan Mario adalah lambang arogansi yang menindas orang lain yang dianggap lemah di matanya.
“Dia pake selebrasi, gila, sakit jiwa tuh orang,” ujarnya dengan mimik wajah geram.
Setelah itu, Bintang Emon juga menyindir para koruptor di Indonesia, agar mereka memberi pemahaman pada sanak saudaranya kalau uang yang ia miliki saat ini adalah uang rakyat.
“Elo udah ngambil duit masyarakat, masa mau ngambil nyawa masyarakat juga? Gak ada kenyangnya lo, gobl*k!” pungkas Bintang.
Pelaku penganiayaan Mario Dandy Satrio memang telah menyulut kemarahan publik.
Ia diketahui adalah anak salah satu pejabat eselon II Ditjen Pajak Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Menilik Peran Sosok S: Rekan Mario Dandy yang Kini Ikut Jadi Tersangka
Ia juga kerap pamer barang-barang mewah seperti mobil Jeep Rubicon dan motor Harley Davidson yang harganya mencapai miliaran rupiah.
Kasus tersebut juga membantu membuka fakta bahwa orang tua Mario memiliki kekayaan yang fantastis, mencapai Rp56 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan