Kisah cinta Asib Ali, pria India yang lamarannya ditolak oleh gadis asal Wajo, Sulawesi Selatan, terbilang cukup unik. Meski keduanya terkendala bahasa, mereka mampu berkomunikasi dengan baik selama 1,5 tahun.
Mengutip kanal Youtube TRANS TV Official, Sabtu (25/2/2023), perkenalan Asib Ali dengan Syarifah Haerunnisa berawal dari sebuah grup WhatsApp yang berisi kumpulan pria-pria India dan Pakistan.
"Dan banyak cewek-cewek dari Indonesia sama Filipina, nama grupnya hijrah," ucap Akash Elahi, konten kreator asal Pakistan yang menjadi penerjemahnya saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar.
Menurut penjelasan Akash Elahi, komunikasi keduanya begitu intens selama 1,5 tahun, baik via chat maupun video call, meski hanya mengandalkan fitur Translate.
Bahkan, menurut Akash Elahi seperti yang diceritakan oleh Asib Ali, keduanya intens chat dan sering melakukan video call sampai 24 jam.
"Sampai dia kerja pun katanya, ga bisa bahasa kan, tapi video call. Di video call, cuma liat-liat doang," kata Akash Elahi.
Akash Elahi juga menyebut keduanya sudah sangat dekat, mengingat intensnya komunikasi yang dilakukan setiap hari.
"Kalau mereka 24 jam telepon atau chat, mereka pasti hampir udah deket banget kan, hampir semua tanya kan, gimana, makan apa, lagi apa," kata Akash Elahi, berdasarkan penjelasan Asib Ali.
Potongan video wawancara Asib Ali di acara televisi itu pun kemudian diunggah kemballi oleh akun Instagram @lambegosiip. Tak sedikit warganet kagum pada keseriusan Asib Ali.
Baca Juga: Keberadaan Pacar Mario Dandy Dipertanyakan, Kuasa Hukumnya Angkat Bicara: Tolong Jangan Sudutkan A
Namun, tak sedikit pula yang menyayangkan kenapa seberani itu memutuskan untuk menikah kalau satu sama lain saling tak mengerti bahasa masing -masing.
"Komunikasi pentinglah, kalau gak tahu sama lain bahasanya capek dong," kata warganet.
"Ya ampun kasian, mana ga bisa bahasa Inggris. Dikira mereka pake Inggris ngomongnya," sahut warganet yang lain.
Berita Terkait
-
Janji Palsu Gadis Wajo Kepada Pria India Asib Ali: Janji Akan Dijemput, Sampai di Bandara Nomornya Malah Diblokir
-
Pria India Asib Ali Batalkan Kontrak Kerja di Saudi Arabia Demi Bisa Ke Indonesia dan Harus Bayar Rp 12 juta
-
Keluarga Wanita yang Tolak Lamaran Pria India Beri Klarifikasi: Kami Punya Banyak Uang
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim