Aksi romantis pria asal India bernama Asib Ali Bhore yang jauh-jauh datang ke Indonesia, tepatnya ke Wajo, Sulawesi Selatan, untuk melamar perempuan yang dicintainya, ternyata mendapat penolakan.
Kisahnya menjadi viral di media sosial setelah Asib Ali terkatung-katung di bandara Makassar, sekembalinya ia dari Wajo, rumah pujaan hatinya yang bernama Syarifah Haerunnisa alias Nisa.
Diketahui, keluarga Nisa menolak Asib Ali dengan alasan Nisa telah dilamar oleh lelaki lain.
Keluarga Nisa menyalahkan pihak Asib Ali yang sudah lama berjanji akan segera datang ke Indonesia, namun janjinya tak kunjung ditepati.
Yang menjadi sorotan adalah, sebelum datang ke Indonesia, Asib Ali ternyata telah mentransfer uang sebesar Rp9 juta kepada Nisa. Uang itu diterima dengan baik oleh Nisa, meski pada akhirnya lamarannya ditolak.
Kisahnya pun menjadi ramai, dan warganet ramai-ramai menghujat Nisa sebagai cewek matre, yang hanya mau menerima uang dari Asib Ali.
Terbaru, dikutip dari sebuah akun gosip di Instagram, pihak keluarga Nisa muncul dan memberi klarifikasi. Perempuan berhijab hitam yang mengaku sebagai ibunya Nisa memohon maaf atas sikap anaknya yang telah menolak lamaran Asib Ali dan meminta agar warganet tidak mem-bully-nya.
“Maaf banget yah para netizen atas kelakuan anak saya Syarifah yang telah menolak cintanya Ali, orang India itu,” ujar sang ibunda mengawali videonya.
Sang ibu kemudian membenarkan bahwa anaknya memang sudah ditransfer sejumlah uang oleh Asib Ali Bhore. Namun, ia menegaskan kalau putrinya bukan cewek matre.
Baca Juga: Max Verstappen Nikmati Start Mulus Red Bull pada Tes Pramusim F1 2023 di Bahrain
“Maaf banget yah, bukan anak saya matre. Memang betul udah dikirimin duit (oleh Ali), tapi bukan matre. Kami juga punya banyak duitnya dong, sawah ada, kebun ada, duit banyak,” ungkap sang ibu lagi.
Menurutnya, Nisa menerima uang transferan dari Asib Ali karena mengira dirinya akan berjodoh dengan pria asal India itu. Namun, takdir berkata lain.
“Bukan matre karena kemarin kan dikira mau jodoh, makanya menerima anak saya itu uang transferan dari Ali itu. Eh ternyata bukan jodoh,” katanya.
“Gimana yah, kalau memang belum jodohnya, susah mau dijodoh-jodohin juga, karena jodoh itu, rezeki, maut, Allah yang tentukan. Saya sebagai orang tuanya nggak bisa nyuruh anak saya nikah,” lanjutnya.
Terakhir, sang ibu kembali memohon agar anaknya dimaafkan dan tidak di-bully.
“Niatnya memang mau, tapi saat didatengin menolak. Tolong netizen maafkan anak saya, jangan di-bully, kasihan anak saya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Kisah Pilu Bocah Yatim Usia 7 Tahun Ditinggal Ibu: Hidup Sendiri Jualan Daun Pisang
-
Bahan Masakan Idul Adha yang Perlu Dihindari Pengidap Hipertensi, Apa Saja?
-
3 Cushion Wardah yang Paling Laris di Shopee, Ada yang Tahan Lama Sampai 18 Jam
-
Listrik Padam Massal di Sumatera Picu Kerugian Besar, PLN Wajib Tanggung Jawab
-
Dikira Diamuk Massa karena Curi Kopi, Pria di OKU Selatan Ternyata Tewas Dikeroyok
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
The Murder on the Links: Misteri Hercule Poirot yang Penuh Twist dan Tipuan
-
25 Tahun Berdiri, Apa Rahasia Komunitas Indo Harry Potter Tetap Eksis di Era Gen Z?
-
Sampai di Puncak, Pendaki Gunung Tewas Disambar Petir
-
Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya