Tim Dokter RS Mayapada Kuningan Jakarta mengungkapkan David mengalami trauma di kepala usai menjadi korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo, anak eks pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo.
Hal ini dikatakan Dokter Konsultan Perawatan Intensif, Franz J.V Pangalila saat konferensi pers di RS Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan.
"Saya tegaskan, kalau kerusakan kita tidak bisa detail dulu karena ini masih dalam perkembangan, tapi jelas ada trauma di kepala," ujar Dokter Franz yang dikutip Mamagini dari YouTube TVOneNews, Rabu (1/3/2023).
Kendati demikian, Dokter Franz mengaku belum bisa membeberkan lebih rinci perihal trauma di kepala David. Pasalnya kata Dokter Franz saat ini anak petinggi GP Ansor Jonathan Latumahina itu masih dirawat di ICU. Adapun perkembangannya mulai membaik.
"Tapi apa yang menjadi masalah di dalamnya kita belum bisa (beberkan), karena ini masih bisa berkembang. Yang penting keadaan sekarang cukup stabil," ucap Dokter Franz.
Selain itu, Dokter Franz menuturkan kondisi David semakin membaik. Kondisi David kata Dokter Franz juga masih terus dilakukan observasi.
"Kondisi anak David mengalami perkembangan yang cukup signifikan tetap memang masih dirawat di ruang intensive care unit dan semua kemungkinan masih bisa terjadi sehingga masih perlu melakukan observasi yang ketat sama anak David," ucap Dokter Franz.
Lebih lanjut Dokter Franz mengatakan saat ini David tak lagi menggunakan alat bantu pernapasan.
"Sudah mulai (Sadar) karena beliau belum bisa mengontrol betul tapi at least dia sudah bisa bernafas dengan spontan, tidak menggunakan alat bantu nafas lagi," kata Dokter Franz.
Ia menjelaskan pihaknya menggunakan metode Glasgow Coma Scale atau GCS untuk mengukur tingkat kesadaran David. Normalnya nilai GCS normal yakni 15.
Sementara kata Dokter Franz, untuk David angkanya 8 menuju ke 9. Sehingga menurutnya hal tersebut merupakan perkembangan yang sangat signifikan.
"Memang kesadarannya ada perbaikan, pada saat masuk Glasgow coma scale (skala pengukur tingkat kesadaran manusia) itu waktu masuk sekitar empat dan sekarang sudah mencapai angka delapan atau sembilan. Artinya perkembangannya yang sangat signifikan dan ini terjadi dalam waktu 4-5 hari ini," ungkap dia
Tim Dokter kata Dokter Franz mengaku tak bisa memprediksi kapan kesehatan David akan pulih. Namun tim dokter RS Mayapada akan berupaya maksimal untuk menangani kesehatan David.
"Kita tidak bisa mengira-ngira sampai kapan kondisi sakitnya tetapi tim dokter akan berkerja semaksimal mungkin untuk kesembuhan anak David," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Opensignal Sebut Telkomsel Paling Unggul untuk Internet dan 5G
-
Cermin Buat Jiwa yang Berdebu: Sebuah Review Jujur Laki-Laki yang Tak Berhenti Menangis
-
Cara Bayar Fidyah Ibu Menyusui 1 Bulan, Ini Bacaan Niat dan Besarannya
-
Diancam Kehancuran Total oleh AS, Teheran Peringatkan Donald Trump: Anda yang Bakal Binasa!
-
Apakah Lebaran NU dan Muhammadiyah 2026 Jatuh di Hari yang Sama?
-
Dikritik Van der Vaart, Maarten Paes Justru Dapat Pembelaan dari Wesley Sneijder
-
Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Ini Cara Membalasnya yang Benar
-
Eka Kurniawan: Penulis Dunia yang Bukunya Malah Gak Dibaca Sama Ibu Sendiri
-
Tata Cara Itikaf di Masjid Bulan Ramadhan Menurut Ustadz Adi Hidayat
-
Kabut Asap, Jarak Pandang Bandara Pekanbaru 1,2 Km