Masalah rumah tangga Venna Melinda dan Ferry Irawan masih jadi perhatian publik. Masalah suami istri ini bahkan meluas sampai melibatkan ibunda Ferry Irawan, Hariarti yang senantiasa pasang badan membela putranya.
Hariarti menyayangkan sikap pengacara Venna Melinda yang terus memojokkan putranya dan memberi stigma negatif.
Menurut Hariati si pengacara tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Selama ini pengacara Venna selalu merendahkan Ferry, mami gak terima ya selalu dihina terus, pengacaranya belum tahu awal-awalnya bagaimana," ujar Hariarti dalam video yang diunggah kapanlagi.com 2 Maret 2023.
Selain itu, Ferry yang saat ini ditahan karena dugaan KDRT yang dilaporkan Venna Melinda juga dibela ibunya.
Hariarti justru menuduh Vennalah yang melakukan KDRT terhadap putranya. Kata dia, selama ini Ferry hanya diam dan tak cerita.
"yang di KDRT itu Ferry bukan Venna, di rumah itu sempat ditendang dia sama Venna tapi Ferry tak pernah ngadu tak pernah melawan karena dia pikir dia kan istrinya," ujar dia.
Untuk diketahui, Ferry Irawan sudah menggugat cerai Venna melinda di tengah kasus dugaan KDRT yang dituduhkan kepadanya.
Venna sudah menghadiri sidang cerai perdana dan bertemu dengan ibunda Ferry Irawan. Saat bertemu, Hariarti menyebut Venna seperti enggan bersalaman dengannya.
Baca Juga: Jokowi Geram Lihat Dampak Kasus Rafael Alun Trisambodo: Jangan Pamer Kekayaan, Tidak Pantas!
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?