Berstatus sebagai saksi dalam kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David, Agnes yang merupakan pacar Mario disebut telah mengungkapkan semuanya.
Disebutkan juga bahwa hal itu terjadi lantaran di bawah pengaruh Narkoba berbahaya.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 225 ribu pengikut bernama LIDAH RAKYAT melalui sebuah unggahan video.
"Terdesak! Pacar Mario Dandy Ungkap Semuanya, Ternyata Dalam Pengaruh Narkoba Berbahaya" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (2/3/2023).
Selain itu, unggahan itu juga menyertakan thumbnail berupa foto yang direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"7 FAKTA TENTANG 2 PEREMPUAN DI KASUSU MARIO DANDY TERSANGKA PENGANIAYAAN".
Namun begitu, apakah benar pacar Mario itu telah mengungkapkan semuanya dan ada hubungannya dengan penyalah gunaan Narkoba?
Penjelasan
Kabar yang menarasikan bahwa pacar Mario telah mengungkapkan semuanya dan ada hubungannya dengan penyalah gunaan Narkoba merupakan kabar yang tidak benar.
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi dalam thumbnail beserta judul dan isi di dalam video.
Unggahan tersebut hanya berisi sejumlah potongan-potongan video dan foto yang digabung menjadi satu terkait kasus anak mantan pejabat pajak itu.
Faktanya, hingga saat ini Agnes masih berstatus sebagai saksi.
Meskipun kasus ini masih dalam penyelidikan dan Mario Dandy sudah ditetapkan sebagai tersangka, belum ditemukan adanya unsur pengaruh narkoba saat pelaku menganiaya anak Petinggi GP Ansor itu.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, klaim yang menyatakan bahwa pacar Mario disebut telah mengungkapkan semuanya dan adanya unsur pengaruh Narkoba berbahaya merupakan klaim yang salah/tidak benar.
Unggahan tersebut mengandung informasi yang menyesatkan dan dapat dikategorikan sebagai konten Hoaks.
Berita Terkait
-
Terungkap Kepemilikan Jeep Rubicon Mario Dandy, Milik Ahmad Saefudin yang Tinggal di Gang kawasan Mampang
-
Enggan Jawab Asal Usul Harta, Rafael Alun Trisambodo Ngaku Lelah Hingga Dijuluki Si Paling Lelah
-
Gara-gara Gaya Hidup Hedon Mario Dandy, Jokowi Perintahkan Menteri Disiplinkan Anak Buah yang Pamer Kekayaan
-
Cara Wakil Rakyat Eko Patrio Didik Anak Agar Tak Sombong dan Arogan Seperti Mario Dandy, Bisa Ditiru Nih!
-
Rafael Alun Mengaku Kelelahan dan Minta Dikasihani, Auto Diserbu Warganet
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan