Suara.com - Berkaca dari kasus Mario Dandy, komedian sekaligus anggota DPR Eko Patrio mengaku punya cara mendidik anak jadi rendah hati dan tidak sombong, meskipun lahir dari keluarga berkecukupan. Apalagi saat ini, karena media sosial mudah membuat anak terbawa arus pergaulan, gimana cara cegahnya?
Lelaki bernama lengkap Eko Hendro Purnomo itu menjelaskan pentingnya membuat anak terbuka kepada kedua orangtuanya, salah satunya dengan memaksa anak berkompetisi atau harus jadi yang terbaik di antara anak-anak lainnya.
“Kamu juara berapa? kamu rangking berapa? Terus kamu dapat berapa? Saya nggak pernah menyatakan itu, karena buat saya sekolah bukan buat kompetisi sebenarnya. Sekolah itu adalah ya untuk untuk dia bisa membaca berhitung dan sebagainya, dan juga bersosialisasi berkomunikasi begitu," ujar Eko Patrio dalam kanal YouTube Kiky Saputri yang diunggah pada Selasa(28/2/2023).
Menurut Eko Patrio dengan tidak mengajarkan kompetisi pada anak, membuat anak selalu mau bercerita apa yang dialami dan apa yang terjadi di sekolah dan di lingkungan pergaulannya. Sehingga Anggota Komisi X DPR-RI itu bisa mencegah anaknya jadi pribadi yang tertutup di depan orangtuanya, tapi malah terbuka dengan teman atau kekasihnya seperti kekhawatiran banyak orangtua.
"Manfaatnya terbuka dan akhirnya kalau misalnya ada masalah apa segala macam tidak introvert, dia ekstrovert, dia terbuka begitu. Jadi jangan pernah di apapun juga terutama ya di anak-anak tuh jadi kompetisi," ungkap Eko.
Berkat parenting yang Eko Patrio terapkan dengan istrinya, saat kasus Dandy Satrio ramai dibicarakan, kedua anaknya kerap bercerita tentang teman-temannya yang banyak bersikap songong, arogan dan sombong. Hasilnya pasangan suami istri ini bisa dengan mudah menasehati, saat kedua anaknya curhat.
"Karena dia sebelumnya juga ngeliat, sebelum kejadian itu (penganiayaan David oleh Mario Dandy) dan sebagainya tuh temen-temennya juga banyak yang songong apa segala macam nah itu. (Anaknya curhat) Ayah tadi tahu nggak? Begini gini-gini. Yaudah kamu jangan contoh," papar Eko.
Sebelumnya beredar viral, video aksi penganiayaan sadis Mario Dandy terhadap David hingga terkapar tak sadarkan diri di tengah jalan. Akibat perbuatannya, David juga masih kritis di rumah sakit, dan berhari-hari koma, meskipun kini kondisinya membaik dan masih tahap pemulihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dukung Free Palestina, Kiper Spanyol Ogah Jabat Tangan Trump Usai Final Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026: Jersey Spesial Argentina, Messi Kenakan Patch Legacy
-
Jelang Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Unggah Pesan Menyentuh dari Masa Kecil
-
Nonton Di Sini! Link Steaming Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
-
Susunan Pemain Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Scaloni Buat Kejutan
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Shakira hingga BTS Tampil di Final Piala Dunia 2026, Ini Fakta Halftime Show Bersejarah
-
Final Piala Dunia 2026: Spanyol Taktis vs Argentina Adaptif, Siapa Unggul?
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
Argentina Road to Final Piala Dunia 2026: Dua Kali Lolos dari Lubang Jarum