Raffi Ahmad menceritakan kembali kasus narkoba yang pernah menjeratnya hingga ia diciduk BNN pada 2013 lalu dan menjalani rehabilitasi selama tiga bulan di Lido, Sukabumi.
Cerita itu ia bagikan baru-baru ini dalam gelar wicara yang ia pandu bersama Irfan Hakim, For Your Pagi (FYP), di tengah masih hangatnya perbincangan soal penangkapan Ammar Zoni karena kasus narkoba.
Raffi Ahmad mengatakan, biasanya obat-obatan terlarang itu mulanya diperdagangkan pada orang awam dengan penyebutan sebagai vitamin hingga permen.
"Nah waktu kasusnya gue itu, jadi dia berupa vitamin, memang membuat badan kita fit, tapi waktu itu memang di Undang Undang-nya belum ditetapkan, sekarang sudah, jadi waktu itu, karena ketidaktahuan gue juga," ujar Raffi.
Ayah dua anak itu menegaskan, segala hal yang memiliki cathinone atau kandungan sejenis sudah termasuk narkotika golongan I.
Ia pun memperingatkan pada masyarakat untuk berhati-hati dengan barang-barang terlarang itu karena memang hanya diri sendiri yang bisa menyelamatkan.
Dirinya juga mengakui kala itu memakai obat terlarang karena ingin bertingkah sok keren. Maka dari itu, kata Raffi, dirinya dimasukkan rehabilitasi untuk pengguna tingkat recreational.
"Ada tahap yang udah setengah kecanduan, ada yang udah jadi kecanduan banget. Nah kalau gua waktu itu recreational," ungkap suami Nagita Slavina ini.
Meski baru tahap recreational user, Raffi tetap memperingatkan bahayanya karena lama kelamaan, orang yang sudah terjerumus bisa kecanduan dan akan terus mencari-cari obat terlarang tadi.
Baca Juga: Bertemu Lagi, Kini Luhut Makan Siang dengan Surya Paloh di NasDem Tower
"Dari ketagihan, saking kita ketagihan, setiap kali mau makai, nyari temen, gua ngasih ke elu, jadi gue pengedar disebutnya, udah semi-bandar, semi-pengedar," kata dia.
Dari situ pula, jaringan pengedar narkoba bisa bertambah luas dan tentu makin membahayakan. Maka dari itu, Raffi mengingatkan pentingnya memilih teman dan pergaulan.
"Kita tuh bisa hidup tanpa ketergantungan dengan apa pun. Yang paling benar adalah diri kita sendiri. Intinya adalah, kita harus memilih teman yang benar," tegas dia, dikutip dari potongan video yang dibagikan akun TikTok @trgnxn.id, Senin (13/3/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Nama Anak Ketiga Lesti Kejora dan Rizky Billar Belum Juga Diumumkan, Ini Sedikit Bocorannya
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Fantastis! Gaji Setahun Cristiano Ronaldo Bisa Biayai Skuad Almeria Dalam 12 Tahun
-
Isu Riders Fajar SadBoy Ribet, Manajer Beri Bantahan: Tiket Cuma 2 pun Kami Jalan
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Klub Spanyol yang Dibeli Cristiano Ronaldo Ini Ternyata Pernah Diperkuat Striker Thailand
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Followers Almeria Melonjak Jadi 2,8 Juta usai Dibeli Cristiano Ronaldo, Sebelumnya Hanya 10 Ribu