/
Kamis, 16 Maret 2023 | 11:48 WIB
Ridwan Kamil ((YouTube))

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya mengetahui seorang guru yang mengomentarinya di media sosial diberhentikan dari sekolah tempat ia bekerja.

Namun, Ridwan menyanyangkan langkah yang diambil pihak sekolah, sebaiknya guru di Cirebon tersebut tak usah dipecat. Menurutnya sebagai pejabat ia sudah terbiasa dikritik.

"Seorang pemimpin tak boleh anti kritik, ada yang kasar di media sosial, tugas saya memang mengingatkan, apalagi kalau profesinya guru, karena akan dilihat oleh muridnya," ujar Ridwan dalam satu video.

Ridwan Kamil meminta dua yayasan yang menaungi SMK Mambaul Ulum dan SMK Tekom yang menaungi guru tersebut untuk menarik kembali surat pemecatan Sabil.

"saya sudah menelpon, surat pemberhentiannya ditarik saja," ujar Ridwan.

Menurutnya langkah yang diambil untuk guru tersebut cukup diingatkan saja.

Netizen pun berbondong-bondong mengomentari postingan video klarifikasi Ridwan Kami yang diunggah ulang akun Instagram @majeliskopi08.

"Saya dukung pak RK,seorang pengajar seharusnya tata bahasa lebih baik/halus/sopan sih terhadap yg lebih tua dan pemimpin," tulis netizen.

Sementara netizen lain menyebut kritikan tersebut sebagai hal yang biasa.

Baca Juga: Komisi II Dukung KPU Tempuh Banding atas Putusan PN Jakpus

"Selagi masih pakai bahasa manusia! Kenapa harus dipermasalahkan?"

Untuk diketahui seorang guru dari SMK di Cirebon dipecat dari sekolahnya karena melontarkan komentar yang berisikan kritikan dalam postingan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Load More