Amazon dianggap mengalami periode paling bergejolak sejak kehancuran dot-com. Hal itu juga dipengaruhi pergantian CEO Jeff Bezos kepada mantan bos dari bisnis cloud mereka, Andy Jassy pada Juli 2021.
Tahun lalu Amazon mengalami pertumbuhan lambat dan Jassy terpaksa membimbing Amazon melalui serangkaian tindakan pemotongan biaya yang tidak diprediksi oleh siapa pun akan diperlukan ketika bisnis berkembang pesat melalui pandemi Covid.
Kemudian, saham Amazon anjlok hingga 44% sejak 5 Juli 2021, hari pertama Jassy sebagai CEO. Dan pada hari Senin kemarin (20/3/23), Jassy mengatakan perusahaan memangkas 9.000 pekerjaan lagi, menambah 18.000 PHK yang diumumkan pada bulan Januari.
Perubahan itu cukup mengejutkan dalam fase pertumbuhan tanpa henti selama lebih dari 25 tahun.
“Mengingat ekonomi yang tidak pasti di mana kami tinggal, dan ketidakpastian yang ada dalam waktu dekat, kami telah memilih untuk lebih merampingkan biaya dan jumlah karyawan kami,” tulis Jassy dalam email kepada karyawan.
Selama setahun terakhir, Jassy memangkas pengeluaran di seluruh perusahaan. Banyak taruhan yang belum terbukti, seperti robot pengiriman Pramuka Amazon, layanan tur virtual, program telehealth Care, dan perangkat panggilan video untuk anak-anak dibatalkan.
Dia membuat keputusan untuk menutup semua toko bintang 4, Pop Up dan Buku dan, awal tahun ini, mengumumkan Amazon akan menutup beberapa supermarket Fresh dan toko swalayan Go cashierless.
Dalam laporan pendapatan kuartal keempatnya, Amazon nyaris tidak memperoleh keuntungan, dan perusahaan mengeluarkan panduan yang mengecewakan untuk kuartal pertama, dengan pertumbuhan pendapatan diperkirakan akan terhenti di pertengahan satu digit.
Bukan itu yang diinginkan Bezos, ketika dia memberi tahu karyawan di awal tahun 2021 tentang transisi CEO yang akan datang.
"Amazon tidak bisa diposisikan lebih baik untuk masa depan," tulis Bezos saat itu dalam sebuah surat kepada staf.
“Kami bekerja di semua silinder, seperti yang dibutuhkan dunia. Kami memiliki hal-hal yang akan terus mencengangkan.”
**Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya