Beredar kabar yang menarasikan bahwa pesawat yang membawa Ferdy Sambo ke Nusakambangan mengalami kecelakaan hingga terbakar.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 87,7 ribu pengikut bernama KANAL BERITA melalui sebuah video yang diunggah pada 26 April 2023.
"GEMPAR PESAWAT YANG BAWA SAMBO T3BKAR // PESAWAT MENUJU NUSAKAMBANGAN ALAMI KECELAKAN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (28/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"PESAWAT YANG BAWA SAMBO TERBAKAR
PESAWAT YANG MENUJU NUSAKAMBANGAN MENGALAMI KECELAKAAN"
Namun begitu, apakah benar pesawat yang membawa Ferdy Sambo ke Nusakambangan mengalami kecelakaan hingga terbakar?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan tentang pesawat yang menuju ke Nusakambangan mengalami kecelakaan.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti Ferdy Sambo dibawa ke Nusakambangan.
Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Keluargamu Harus Segera Buat Grup WhatsApp Keluarga!
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan pesawat yang membawa Ferdy Sambo ke Nusakambangan mengalami kecelakaan hingga terbakar.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim narasi pesawat yang membawa Ferdy Sambo ke Nusakambangan mengalami kecelakaan hingga terbakar merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Speedboat Terbalik di Indragiri Hilir: 11 Meninggal, 9 Penumpang Masih Hilang
-
Cek Fakta: Presiden Jokowi Jenguk Bharada E
-
Cek Fakta: Andi Pangerang Ngaku hanya Suruhan dan Dibayar
-
Cek Fakta: Ribuan Umat Muhammadiyah Serbu Rumah Kepala BRIN
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Resmi Gandeng Mahfud MD Jadi Cawapres, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas