Beredar kabar yang menarasikan bahwa saat ini Partai Demokrat mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden dalam Pilpres 2024.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 87,8 ribu pengikut bernama KANAL BERITA melalui sebuah video yang diunggah pada 28 April 2023.
"DEMOKRAT PUTAR ARAH USUNG GANJAR KUBU ANIS PANAS DINGIN DENGAN BALIK ARAHNYA PARTAI DEMOKRAT" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Sabtu (29/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"DEMOKRAT PUTAR ARAH
BERALIH USUNG GANJAR PRANOWO SEBAGAI CAPRES"
Namun begitu, apakah benar kini Partai Demokrat mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden dalam Pilpres 2024?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait klaim Partai Demokrat mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden dalam Pilpres 2024.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Partai Demokrat tak lagi mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024.
Baca Juga: Pastikan Tak Sodorkan Nama Cawapres ke Anies, Partai Ummat Pilih Fokus Capai Presidential Threshold
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Partai Demokrat mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden dalam Pilpres 2024.
Yang benar adalah, hingga saat ini Partai Demokrat masih mengusung Anies Baswedan sebagai Capres 2024 mendatang.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim dengan narasi Partai Demokrat mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden dalam Pilpres 2024 hingga membuat kubu Anies Baswedan panas dingin merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Bharada E Dikeroyok Sampai Kritis dalam Sel, Benarkah?
-
Koalisi Perubahan Belum Tetapkan Cawapres bagi Anies di Pilpres 2024, Amien Rais: Kompromi Saja
-
Sebut Usung Ganjar Jadi Capres Tanpa Adanya 'Bisikan', Masinton PDIP: Ibu Mega Sangat Otonom
-
Demokrat Ungkap Airlangga Golkar Minta Langsung Bertemu dengan SBY di Cikeas Malam Ini
-
Partai Ummat Pastikan Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, Amien Rais Sarankan Hal Ini
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'