Pengusaha Fitri Salhuteru mengaku tak memiliki kapasitas untuk menjawab perseteruan rumah tangga yang terjadi antara sahabatnya Nikita Mirzani dan suami bulenya, Antonio Dedola.
Sebab kata Fitri Salhuteru, yang berhak menanggapi perseteruan rumah tangganya adalah Nikita Mirzani dan Antonio Dedola.
"Saya tidak punya komentar untuk menanggapi keributan Nikita dan Antoni, yang berhak menjawab Nikita dan Antoni," ujar Fitri Salhuteru yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Cumi Cumi, Selasa (2/5/2023).
Fitri Salhuteru mengakui dirinya salah satu orang yang menyetujui hubungan Nikita Mirzani dengan Antonio Dedola. Namun kata Fitri Salhuteru, bukan kuasannya jika di tengah jalan Nikita Mirzani dan Antonio Dedola mengalami ketidakcocokan.
"Kalau misalnya kalian bilang ka Fitri kan yang menyetujui di kehidupan Nikita, tidak ada satu orang yang tidak menyetujui untuk orang yang mempunyai itikad, tetapi kalau di dalam perjalanannya terjadi ketidakcocookan itu bukan kuasa saya. Kalau ingin jelas silakan tanya ke Nikita dan Antoni," ucap Fitri Salhuteru.
Perempuan 49 tahun itu juga enggan berkomentar perihal adanya tindakan KDRT yang dilakukan Nikita Mirzani terhadap Antonio Dedola. Pasalnya Fitri Salhuteru mengaku tak melihat adanya KDRT.
"Saya tak mau berkomentar karena saya tidak melihat. Coba ditanya sendiri ke Nikita dan Antoni," tuturnya.
Lebih lanjut, Fitri Salhuteru menuturkan ia masih menganggap Nikita Mirzani dan Antonio Dedola seperti adiknya. Bahkan hingga kini, ia masih berkomunikasi dengan baik dengan Nikita Mirzani ataupun Antonio Dedola.
"Saya masih menganggap dua duanya adik saya, saya masih komunikasi dengan baik dengan Antoni, saya masih komunikasi baik dengan Nikita," ungkap Fitri Salhuteru.
Baca Juga: Misteri Kematian WNA Tiongkok Hotel Mewah Jimbaran, CCTV Kini Jadi Acuan
Selain itu, Fitri Salhuteru mengaku sudah berbicara dengan Nikita Mirzani ataupun kepada Antonio Dedola. Kata Fitri Salhuteru, ia tak memihak siapapun lantaran sahabatnya itu sudah dewasa.
Ia pun hanya mendoakan Nikita Mirzani dan Antonio Dedola diberikan yang terbaik.
"Saya sudah bicara dengan keduanya, saya tidak memihak Antoni dan Nikita, kalian sudah dewasa, apapun yang kalian putuskan itu menjadi hak kalian, tapi saya berdoa semua yang terbaik," kata Fitri Salhuteru.
"Kalau terjadi keributan masing-masing saling membalas, mereka masih muda, mungkin cara orang menahan emosi berbeda, saya melihat ini yang paling baik buat mereka sama-sama belajar untuk lebih dewasa," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jembatan Ampera Bakal Berubah Jadi Panggung Kebaya, Ratusan Perempuan Bidik Rekor MURI
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos