/
Kamis, 04 Mei 2023 | 09:14 WIB
Cek Fakta: Densus 88 Ciduk Dalang di Balik Penembakan di Kantor MUI, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Densus 88 menangkap dalang di balik penembakan yang dilakukan oleh Mustopa NR (60) di Kantor MUI Pusat.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 239 ribu pengikut bernama LIDAH RAKYAT melalui sebuah video yang diunggah pada 3 Mei 2023.

"Di Cyduk Densus 88Dalang Di Balik Penembkan Massal Kantor Mui Pusat Ternyata Orang Besar Ini" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Kamis (4/5/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"DI JEMPUT PAKSA DARI KEDIAMAN
DALANG DI BALIK PENEMBAKAN MASSAL KANTOR MUI DI TEMUKAN, TERNYATA ORANG INI"

Namun begitu, apakah benar Densus 88 menangkap dalang di balik penembakan yang dilakukan oleh Mustopa NR di Kantor MUI Pusat?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait penangkapan yang dilakukan Densus 88 terhadap dalang penembakan di Kantor MUI Pusat.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Densus 88 telah menemukan dalang di balik penembakan yang dilakukan oleh Mustopa NR.

Baca Juga: Pendapatan Segmen Readymix WSBP Tumbuh 145% di Kuartal 1 2023

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Densus 88 menangkap dalang penembakan yang dilakukan oleh Mustopa NR (60) di Kantor MUI Pusat.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim dengan narasi  Densus 88 telah menemukan dan menangkap dalang di balik penembakan yang dilakukan oleh Mustopa NR (60) di Kantor MUI Pusat merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More