Guru ngaji asal Batang, Jawa Tengah, ditangkap lantaran bertindak cabul terhadap belasan santrinya. Yang lebih membuat marah masyarakat, guru ngaji tersebut menggunakan modus praktik salat malam untuk 'memaksa' para santri tersebut menginap di rumahnya.
Guru ngaji bernama Tahyat Subagyo tersebut kemudian ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.
Mengutip akun Instagram @ndorobei.official, yang dilihat Jumat (5/5/2023), disebutkan bahwa jumlah santri yang sudah menjadi korbannya adalah 13 anak. Semuanya merupakan murid mengaji yang ikut majelis atau praktik mengaji di rumahnya.
Pelaku disebutkan meminta para korban untuk menginap di rumahnya, dengan alasan akan diajarkan praktik salat malam. Namun, alih-alih salat malam, pelaku justru memanfaatkan kepolosan belasan santri yang masih berusia belasan tahun tersebut, untuk menyalurkan hasrat seksualnya.
Menurut tim penyidik, ada kemungkinan jumlah korban masih bertambah, mengingat aksi bejat ini sebenarnya sudah dilakukan oleh tersangka sejak tahun 2017.
Dalam video yang diunggah, tampak pelaku ditanya mengenai alasannya melakukan perbuatan bejat tersebut.
"Memang suka sama cowok?" tanya penyidik.
"Tadinya nggak sih, senangnya dengan perempuan," jawab pelaku.
"Dulu pernah digituin juga, Mas?" tanya yang lain.
"Belum pernah," jawabnya.
Baca Juga: Imigrasi Soetta Rilis Artificial Intelligence, Publik: M-Paspor Benerin Dulu!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek