Menunggu di lampu merah adalah salah satu hal yang paling tidak disukai pengendara. Apalagi jika kita tidak tahu berapa lamu harus menunggu hingga lampu berubah menjadi kuning, dan kemudian hijau.
Untuk itu, tak sedikit lampu merah yang kini menggunakan indikator waktu untuk menunjukkan berapa lama pengemudi harus menunggu sebelum lampu berubah warna. Indikator waktu itu berupa perhitungan mundur.
Misal, kalau waktu tunggu di lampu merah adalah 1 menit, maka indikator waktu akan menghitung mundur dari angka 60. Begitu angka menjadi 0, itulah saatnya lampu berubah warna menjadi hijau.
Namun, apa jadinya kalau indikator waktu justru menghitung maju? Tentu saja pengendara tak punya gambaran sampai di angka berapa lampu akan berubah warna.
Percaya tak percaya, ternyata ada, lho, lampu merah yang menghitung maju. Hal ini ditunjukkan dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @agusdedy1982.
Dalam video tersebut, tampak pengendara tengah berhenti di sebuah perempatan. Indikator waktu di lampu merah menunjukkan angka 576, dan terus bertambah.
"Alamat nginep di lampu merah... bukannya itung mundur malah nambah," tulis si pengunggah video sebagai caption.
Video tersebut langsung mendapat berbagai reaksi dari warganet. Tak sedikit yang meninggalkan komentar lucu di unggahan tersebut.
"Mending pulang dulu pak....kalo udah mau ijo baru ke situ lagi," saran warganet.
Baca Juga: Balita di NTT Meninggal karena Digigit Anjing Rabies, Simak Bahaya Penyakit Anjing Gila
"Di Jakarta umur habis di jalan, di Depok umur habis di puter balikan, di Bandung umur habis di lampu merah, sehat-sehat kalian wkwk," tulis warganet,
"Dan kabarnya sampe sekarang masih berjalan angkanya," kata warganet.
:Definisi lampu merah move on soalnya ga bole mundur harus maju terus," kelakar warganet yang lain.
"Sabar itu mau mendekati 999 pasti ijo," pungkas yang lain.
Tak dijelaskan di mana lokasi lampu merah tersebut. Tapi, seorang warganet di kolom komentar menyebut kalau lokasi lampu merah itu ada di daerah BSD.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter