Beredar kabar yang menarasikan bahwa warga Indramayu menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 336 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 11 Mei 2023.
"WARGA INDRAMYU KEMBALI SERANG PONPES AL ZAYTUN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (12/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"BEAKING NEWS...!!
WARGA INDRAMAYU KEMBALI SERANG PONPES AL ZAYTUN
ANCAM BAKAR PONPES JIKA TAK SEGERA DI TUTUP SECEPATNYA"
Namun begitu, apakah benar warga Indramayu menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun hingga ancam bakar pesantren tersebut jika tak segera ditutup?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait warga Indramayu yang menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa warga ancam bakar pondok pesantren Al Zaytun.
Baca Juga: Belum Daftar Bacaleg untuk Pemilu 2024, Ketum PAN Zulhas: Kalau Diperlukan Baru Turun
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan warga Indramayu menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun hingga ancam bakar pesantren tersebut jika tak segera ditutup.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim dengan narasi warga Indramayu menyerang Pondok Pesantren Al Zaytun hingga ancam bakar pesantren tersebut jika tak segera ditutup merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Menyesal Calonkan Anies Baswedan, Surya Paloh Ngemis Ingin Gabung Koalisi Jokowi, Benarkah?
-
Cek Fakta: Surya Paloh Pamit Mundur, NasDem Batal Usung Anies Baswedan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Arya Saloka Daftarkan Perceraiannya di Pengadilan Agama Hari Ini, Benarkah?
-
Cek Fakta: Irfan Hakim Katai Lesti Kejora Bodoh Sampai Bikin Trauma
-
Cek Fakta: Perselingkuhan Antonio Dedola dan Anak Nikita Mirzani Terungkap, Benarkah?
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
PB ORADO Dorong Pembinaan Atlet Lewat Kejuaraan di Bandung
-
Layanan Keuangan di Bakauheni Tak Lagi Terkendala Berkat BRILink Agen
-
Apa Saja Tantangan BRILink Agen di Bakauheni? ini Kisah Na'am Muslim
-
Pemerintah Kebut Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Banten dan Jawa Tengah
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, dengan Modal Terbatas Kini Jadi Layanan Andalan
-
Transaksi Keuangan Masyarakat Terbantu Berkat BRILink Agen di Bakauheni
-
Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF
-
BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat
-
Urban Loneliness: Kesepian yang Mengintai Pekerja di Kota Besar