/
Jum'at, 12 Mei 2023 | 16:12 WIB
Cek Fakta: Menyesal Calonkan Anies Baswedan, Surya Paloh Ngemis Ingin Gabung Koalisi Jokowi, Benarkah? (Thumbnail Youtube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Surya Paloh menyesal mencalonkan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 hingga ingin bergabung Koalisi dengan Jokowi.

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 204 ribu pengikut bernama SEPUTAR INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 12 Mei 2023.

"MENYESAL CALONKAN ANIESPALOH NGEMIS-NGEMIS INGIN GABUNG KOALISI DENGAN JOKOWI..." begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (12/5/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"MENYESAL CALONKAN ANIES
PALOH NGEMIS-NGEMIS INGIN BERGABUNG KOALISI JOKOWI"

Namun begitu, apakah benar Surya Paloh menyesal calonkan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 hingga ingin bergabung Koalisi dengan Jokowi?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Surya Paloh yang menyesal calonkan Anies Baswedan.

Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti Surya Paloh ingin bergabung dengan koalisi Jokowi.

Baca Juga: Komnas HAM Sebut Potensi Politik Uang Bakal Tinggi di Jatim dan Perbatasan Kalbar dengan Malaysia

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan Surya Paloh menyesal calonkan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 hingga ingin bergabung Koalisi dengan Jokowi.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim dengan narasi Surya Paloh menyesal calonkan Anies Baswedan sebagai Capres 2024 hingga ingin bergabung Koalisi dengan Jokowi merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More