Beredar di media sosial, video dengan klaim Habib Bahar Bin Smith meninggal dunia, tangis keluarga semakin pecah. Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Portal Jurnalis.
Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Tangisan Keluarga Semakin Habib Bahar Telah Menghembuskan Nafas Terakhirnya'.
Melalui video thumbnail, ditampilkan Habib Bahar berada di tempat tidur rumah sakit dan beberapa orang yang menunggunya. Lalu ditampilkan juga foto seorang dokter dan dua aparat kepolisian yang tengah berdiri. Selain itu ada foto Habib Bahar dengan kondisi sebelah mata yang memar.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul 'Innalillahi ! Habib Bahar Tak Tertolong, Kritis Membuat Nasibnya Berakhir Mengenaskan Seperti Ini'.
Di awal video, narator menjelaskan kabar Habib Bahar meninggal dunia. Narator dalam video itu juga meminta penonton untuk mendoakan Habib Bahar.
"Innalillahi Wa inna ilaihi rajiun telah berpulang ke Rahmatullah Habib Bahar Bin Smith isak tangis keluarga semakin tak terbendung. Sebelum melanjutkan alangkah mulianya kita mendoakan almarhum semoga beliau diampuni dosa-dosanya dan ditempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT dan semoga keluarga yang ditinggalkan selalu diberikan ketabahan dan keikhlasan, aamiin ya Rabbal Alamin," klaim narator video yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Portal Jurnalis, Jumat (19/5/2023).
Narator video lalu menjelaskan kabar meninggalnya Habib Bahar dilansir dari berita online Metro Suara.com yang diambil di kanal Youtube dengan judul 'Berita Terkini Tangis Keluarga Pecah Habib Bahar Berpulang ke Rahmatullah.
Narator lalu memaparkan perihal Habib Bahar yang ditembak orang tidak dikenal di kawasan Kemang, Bogor. Narator video menyebut polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, namun belum ditemukan bukti-bukti.
Narator juga menjelaskan bahwa kepolisian tengah menyelidiki kasus penembakan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK).
Baca Juga: Bongkar Perselingkuhan Fandy Christian, Kondisi Terkini Dahlia Poland Diungkap Sahabat
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 3 menit 6 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim Habib Bahar meninggal dunia tangis keluarga semakin histeris.
Narator hanya menarasikan soal Habib Bahar melaporkan ke polisi karena ditembak orang tak dikenal di Kemang, Bogor seperti yang diberitakan di media massa. Selain itu narator juga hanya memaparkan bahwa polisi masih mengumpulkan bukti perihal laporan Habib Bahar usai ditembak orang tak dikenal.
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya. Foto yang digunakan di thumbnail video pun juga merupakan hasil rekayasa.
Sehingga klaim Habib Bahar meninggal dunia, tangis keluarga semakin pecah adalah klaim yang salah.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, klaim Habib Bahar meninggal dunia, tangis keluarga semakin pecah adalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh