Beredar di media sosial, video dengan klaim pelaku pria pemeran video syur 47 detik mirip Rebecca Klopper diciduk polisi. Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Bukan Kabar Burung.
Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Kurang 24 Jam, Polisi Tangkap Pasangan 47 Detik Rebecca Klopper, Polisi Temukan Banyak Bukti di HP Pria Dengan Rebecca Klopper.
Melalui video thumbnail, ditampilkan foto Rebecca Klopper yang disandingkan dengan pria yang diedit dengan wajah Jefri Nichol memakai baju tahanan berwarna oranye yang diganding aparat kepolisian. Lalu ada juga foto aparat kepolisian yang tengah menunjukkan sebuah bukti-bukti.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul 'Ditangkap Hari Ini !! Pelaku Pria Dengan Rebecca Klopper Diciduk!! Berhasil Diamankan Polisi'.
Di awal video, narator mengatakan Rebecca Klopper resmi dilaporkan ke polisi.
"Video syur mirip Rebecca Kloper resmi dilaporkan ke polisi. Asosiasi Lawyer Indonesia melaporkan dugaan-dugaan tindak pidama pornografi yang menyeret nama artis Rebecca Klopper," kata narator video yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Kabar Burung, Kamis (25/5/2023).
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 3 menit 25 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim pelaku pria pemeran video syur diduga Rebecca Klopper diciduk polisi
Faktanya belum ada keterangan resmi bahwa polisi menangkap pelaku pria pemeran video syur 47 detik yang mirip dengan Rebecca Klopper.
Baca Juga: Ibu Ini Tega Tak Segera Bantu Anaknya yang Nyaris Tenggelam, Netizen: Nggak Gitu Juga Didik Anak
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya. Foto yang digunakan di thumbnail video pun juga merupakan hasil rekayasa.
Sehingga klaim pelaku pria pemeran video syur 47 detik mirip Rebecca Klopper diciduk polisi adalah klaim yang salah.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, klaim pelaku pria pemeran video syur mirip Rebecca Klopper diciduk polisi adalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya, Lihat Api dari Dekat Tanpa Masker Begini Arahannya
-
Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'