Beredar di media sosial, klaim video Amanda Manopo dan Arya Saloka go publik hingga banjir pujian. Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Portal Jurnalis
Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Go Publik Amanda dan Arya Saloka banjir pujian.
Melalui video thumbnail, ditampilkan foto Amanda Manopo dan Arya Saloka tengah memegang gelas cangkir kopi.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul 'BERITA TERBARU AMANDA MANOPO DAN ARYA SALOKA BANJIR PUJIAN DARI NETIZEN'.
Di awal video, narator menjelaskan Amanda Manopo yang tiba-tiba meninggalkan Arya Saloka di Ikatan Cinta. Selain itu narator juga mengungkapkan bahwa ada kabar Amand Manopo yang kembali Ikatan Cinta.
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 3 menit 57 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim video Amanda Manopo dan Arya Saloka yang go public dan banjir pujian
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya. Foto yang digunakan di thumbnail video pun juga merupakan hasil rekayasa.
Sehingga klaim video Amanda Manopo dan Arya Saloka go publik banjir pujian adalah klaim yang salah. Pasalnya tak ada bukti yang valid Amanda Manopo dan Arya Saloka yang go public dan banjir pujian.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dari klaim video Amanda Manopo dan Arya Saloka yang go publik banjir pujian adalah dalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Baca Juga: Tersisa 5 Seri, Ini Jadwal Lengkap Formula E 2023 di Berbagai Dunia
Catatan Redaksi
:Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Maia Estianty Murka Saat Irwan Mussry Lebih Pilih Angkat Kaki Demi Yuni Shara, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Putri Anne Bongkar Perselingkuhan Arya Saloka dan Pilih Murtad Kembali ke Agama yang Lama, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Terbongkar Pernikahan Arya Saloka dan Amanda Manopo Gunakan Baju Adat Bali, Benarkah?
-
Gaya Arya Saloka Dicibir Balik ke Setelan Pabrik: Sekarang Auranya Gelap
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi
-
Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus
-
Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik
-
Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
-
Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
-
Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi
-
Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Komisi III DPR RI: Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri
-
Ribuan Pemilah Sampah di Bantargebang Kini Punya Jaminan Kerja
-
Waspada Potensi Bencana Alam di Jateng, Sarif Abdillah: Pelatihan Relawan Jangan Kendor!
-
Berbagi Kisah & Harapan: Ketika Menagih Pajak Tidak Sekadar Soal Angka