Mona Ratuliu membagikan perjuangannya menyapih anak bungsunya, Numa, di usianya yang ke-3. Menurutnya, ada begitu banyak drama yang harus dilewatinya selama 5 hari, sampai Numa akhirnya benar-benar bisa stop menyusu langsung kepadanya.
Di malam pertama, Mona Ratuliu mengaku berusaha amat keras menanggapi Numa yang terbangun karena ingin menyusu. Untuk mengatasi perasaan tak nyaman Numa, Mona Ratuliy pun mencoba menawarkan pelukan atau nyanyian agar putrinya itu bisa kembali tidur.
"Malam pertama kebangun tengah malam waktu disapih adalah yang terberat," kata Mona Ratuliu di akun Instagram @monaratuliu.
Kemudian di unggahan lainnya, Mona Ratuliu juga membagikan ceritanya melewati malam kedua dan ketiga menyapih sang putri, yang ternyata tidak seberat malam pertama.
Namun, kerewelan Numa justru muncul saat siang, lantaran anaknya itu terbiasa menyusu setiap jam-jam tertentu.
"Setelah 5 hari, akhirnya Numa berhasil disapih tanpa nangis minta nen lagi. Alhamdulillah. Nangis yang lumayan parah hanya 3 hari aja," tulisnya dalam unggahannya baru-baru ini.
Menurut Mona Ratuliu, keberhasilannya menyapih Numa tak lain adalah berkat bantuan dan support yang luar biasa dari sang suami, Indra Brasco.
"Salah satu kunci kesuksesan menyapih karena Yanda selalu bersedia jadi penghibur Numa," tulis Mona Ratuliu dalam video yang ia sertakan dalam unggahannya.
Dalam unggahannya itu, tampak Indra Brasco mengajak Numa bermain apapun yang disukai putri bungsunya. Mulai dari mendirikan kemah pakai selimut di tempat tidur, mendorong gerobak es krim mainan, memakaikan makeup ke wajah Numa, hingga memakai bando bunga-bunga.
Baca Juga: Sandy Walsh Siap Jadi Mentor Marselino Ferdinan di Belgia, Kejar Mimpi Main di Liga Champions
"Untung ada yanda @indrabrasco yang selalu sigap membantu tiap Numa rewel. Makasih ya, Yanda. Makin cinta deh," tulis Mona Ratuliu lagi.
Unggahan tersebut langsung saja disukai oleh puluhan ribu followers Mona Ratuliu. Bahkan, tak sedikit teman sesama artis yang memuji sekaligus meledek Indra Brasco lantaran kontribusinya yang sangat total.
"Bangga deh sama papanya Numa.. ini harus jadi contoh papa-papa se- Indonesia.. bahwasannya mengurus anak adalah tanggung jawab bersama.. sehat dan bahagia selalu Indra dan Mona," tulis Wanda Hamidah.
"Bras, kalo kumpul bandonya dipake yaaa. Kiyut loh!" ledek Ersa Mayori.
"Nummm, Yanda di-makeup juga Nummmmm, pake warna biru matanya, Nummmmm," komentar Meisya Siregar yang merupakan salah satu sahabat Mona Ratuliu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Taipei Gandeng KDEI Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
-
BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar
-
BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!
-
Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata
-
Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public
-
Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol