/
Senin, 12 Juni 2023 | 13:46 WIB
Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan (tengah) memberikan keterangan pers di kawasan Brawijaya, Jakarta, Selasa (30/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Anies Baswedan menyerukan kepada pendukungnya untuk tidak perlu takut ketika menemukan balihonya dirobek.

Ia pun menyarankan cara bila menemukan kejadian tersebut untuk mendokumentasikan dan dilaporkan ke polisi.

“Jangan gentar pada mereka yang kegiatannya merobek poster, jangan gentar dengan mereka yang suka merobek baliho, jangan gentar bila ada baliho dirobek,” kata kata Anies di hadapan pendukung-pendukungnya melansir dari youtube channel Anies Baswedan, Senin (12/06/23) via wartaekonomi.

“Bila ada poster dirobek, jangan cuman difoto, tapi berikan laporan ke kepolisian. Nanti kita tunjukkan siapa yang menghargai pendapat dan aspirasi di Republik ini,” tambahnya.

Anies juga mengajak relawan untuk tidak melakukan tindakan serupa atau memberikan spanduk-spanduk penolakan.

“Kami siap untuk dibandingkan dan kami yakin kami yakin bahwa gagasan kita, karya kita rekam jejak kita, program kita bila disandingkan maka kita akan bisa mengajak rakyat Indonesia untuk Indonesia yang lebih baik kedepan,” katanya.

Sebagai contoh, kedatangan Anies Baswedan pernah ditolak melalui spanduk di simpang tiga Jalan Kolonel Sugiono, Yogyakarta pada Kamis (19/5/23).

Ditambah, sekitar 20 baliho kampanye Anies yang dirobek di Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Baca Juga: Seorang Pria Kepergok CCTV Gasak Ponsel dengan Modus Hipnotis di Sebuah Laundry Kawasan Palmerah

Load More