Inge Anugrah diketahui merupakan lulusan S1 jurusan Psikologi di Kanada dan lulusan S2 di Australia jurusan Pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus. Selama 17 tahun menikah dengan Ari Wibowo, Inge Anugrah sama sekali tidak pernah menggunakan titelnya untuk bekerja.
Hal itu disinggung oleh Ari Wibowo ketika bicara kepada media soal alasannya membuat perjanjian pranikah 17 tahun yang lalu.
Ia menyinggung dirinya yang hanya lulusan SMA, sementara sang istri lulusan S2 universitas di luar negeri.
Tak hanya itu, ia juga menyebut latar belakang Inge Anugrah yang berasal dari keluarga kaya raya.
"Perjanjian pranikah itu saya bikin untuk protect dia juga. Kalau sampai nanti dia punya warisan, saya juga nggak berhak atas warisan dari keluarganya Inge," kata Ari Wibowo, dikutip dari akun Instagram @viral62com.
Ari Wibowo pun membantah tudingan pelit dan perhitungan karena adanya perjanjian pranikah.
"Ya enggak lah, yang kaya raya dia bukan aku. Yang lulusan S2 dia kok. Kita juga kan nggak nyangka kalau ternyata selama 17 tahun S2-nya nggak dipakai apa-apa," jelasnya.
Komentarnya mengenai titel S2 Inge Anugrah yang tidak dipakai apa-apa langsung menuai kritik dan hujatan dari warganet. Tak sedikit yang berpendapat bahwa tak seharusnya Ari Wibowo berkata seperti itu, karena Inge Anugrah telah mendedikasikan dirinya sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga untuk mengurus keluarganya di rumah.
"Bahasanya ga enak banget ya, percuma S2. Ga dipake buat apa-apa, cuma di rumah aja. Bener-bener ga menghargai profesi ibu rumah tangga, bisa jadi istrinya lebih mementingkan urus anak ketimbang diurus pembantu. Tugas cari uang ya suami," komentar warganet.
Baca Juga: Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Bapilu Nasional PPP, Sandiaga Uno: Saya Deg-degan
"S2-nya gak dipake apa-apa, kalo didenger kok miris ya, kayak ngejek gitu," kata warganet lainnya.
"Inge mengorbankan titelnya untuk pekerjaan yang jauuuh lebih mulia yaitu mendidik/ mengurus/ merawat anak-anakmu heyy, juga ngurusin kamu!" protes warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit
-
5 Parfum Ahmed Al Maghribi Termurah, Wangi Mewah ala Asia Tengah
-
5 Motor Listrik Anti Konslet, Tak Gundah di Musim Hujan, Kebal Banjir
-
ASN Jakarta Tetap Layani Publik Meski Ada WFH, Pramono Anung: Kepentingan Masyarakat yang Utama
-
Menaker Usulkan Tambahan 150 Ribu Kuota untuk Magang Nasional 2026
-
Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas
-
Mimpi Haji Tanpa Antre Lewat 'War Tiket', Memang Bisa?
-
Demi Tampil Maksimal, Singapura Tiba Lebih Awal Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Ogah Kecolongan Seperti Riza Chalid! Ini Strategi Kejagung Gembok Samin Tan Sebelum Sasar Pejabat
-
Terpopuler: Motor Listrik MBG Kalah dari Jagoan Lokal, EV Murah untuk Taksi Online