Keputusan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk merapat kep pemerintahan Jokowi di tahun 2019 rupanya tak disesali.
Pengakuan ini ia sampaikan tatkala memberikan sambutan di acara konsolidasi akbar pengurus Gerindra DKI Jakarta yang digelar pada Minggu (18/6/2023).
"Saya telah memutuskan untuk bergabung dengan Presiden Joko Widodo, pada tahun 2019. Dan hari ini saya semakin yakin bahwa keputusan saya benar," tutur Prabowo seperti dikutip dari Warta Ekonomi.
Prabowo mengungkap keyakinan tersebut muncul usai bekerja bersama dengan Jokowi selama empat tahun ke belakang.
Sebagaimana diketahui, Prabowo ditunjuk Jokowi menjadi Menteri Pertahanan dalam kabinet Indonesia Maju 2019-2024.
Selama empat tahun bekerja, Prabowo rupanya diam-diam mengamati kepemimpinan Jokowi.
"Saya setelah hampir 4 tahun bekerja bersama Presiden Joko Widodo, melihat dari dekat, saya yakin komitmen beliau kepada kepentingan rakyat Indonesia," ucapnya.
Lebih lanjut, Prabowo memahami kekecewaan pendukungnya yang memilih merapat ke pemerintahan Jokowi usai kalah bertarung dalam pilpres 2019.
Dirinya pun menekankan kembali bila keputusan bergabung bukan hanya untuk kepentingan golongan tertentu melainkan untuk seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga: Aldi Taher Nyaleg, Hotman Paris Wanti-Wanti: Jangan Heran Dia Jadi Presiden di Indonesia
"Keputusan saya adalah untuk kebaikan dan kepentingan seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.
Berita Terkait
-
Instruksi Prabowo Ke Kader Gerindra: Satu Orang Cari 30 Suara, Insyaallah Menang!
-
Prabowo Akui Keputusannya Jadi Menteri Jokowi Bikin Pendukung Kecewa
-
Relawan Jokowi di Sulawesi Selatan Resmi Dukung Prabowo Subianto Sebagai Calon Presiden 2024
-
PPP Resmi Usung Sandiaga Jadi Cawapres Ganjar, Mardiono Bakal Lapor ke Jokowi
-
Jokowi Curhat Perjalanan Hidupnya hingga Jadi Orang Nomor 1 di Indonesia: Kena Gusur di Zaman Ndeso
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula