Beredar kabar yang menarasikan bahwa atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), aparat akhirnya menjemput paksa Amien Rais.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 206 ribu pengikut bernama SEPUTAR INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 18 Juni 2023.
"PERINTAH LANGSUNG PRESIDEN JOKOWIAMIEN RAIS LANGSUNG DI JEMPUT PAKSA APARAT" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (18/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:
"ATAS PERINTAH PRESIDEN JOKOWI
AMIEN RAIS LANGSUNG DI JEMPUT PAKSA"
Namun begitu, apakah benar Amien Rais dijemput paksa aparat?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Amien Rais yang dijemput paksa oleh aparat.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Jokowi memerintahkan aparat untuk menjemput paksa Amien Rais.
Baca Juga: CEK FAKTA: Surya Paloh Tak Terima AHY Gabung PDIP
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan Amien Rais dijemput paksa aparat atas perintah Jokowi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'Amien Rais dijemput paksa aparat atas perintah Jokowi' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Surya Paloh Tak Terima AHY Gabung PDIP
-
CEK FAKTA: Innalillahi, Komedian Nunung Srimulat Meninggal Dunia Akibat Sakit Kanker, Benarkah?
-
Gaduhkan Negara saat Gabung Pemerintah, Begini Sejarah Hubungan Prabowo dan Jokowi
-
CEK FAKTA: Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno Ajak Warga Jabar Menangkan Anies Baswedan
-
Erina Gudono Minta Media Tak Pakai Foto Lawas Kaesang: Dia Susah-susah Kubantu Sedikit Glow Up, yang Beredar Foto Jadul
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!