Pegiat media sosial Denny Siregar diduga sentil Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Dalam cuitannya ia menyebut bila Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sengaja menempel pada Jokowi untuk mendapat dukungan jelang pencalonan presiden 2024.
Denny Siregar pun menyinggung pilpres 2019 tatkala Prabowo dan Habib Rizieq Shihab terlihat cukup dekat.
Kala itu Prabowo dan Jokowi merupakan rival dalam pilpres 2019.
Menurut Denny, ada persamaan antara tindakan Prabowo di 2019 yang mendekati Rizieq dengan tindakan saat ini mendekati Jokowi.
Denny menduga bila cara tersebut dilakukan supaya Prabowo mendapat dukungan massa dari sosok yang dianggap berpengaruh.
"Dulu nempel Rizieq supaya dapat dukungan 212. Sekarang nempel Jokowi supaya dapet dukungan pendukungnya," cuit Denny Siregar.
Masih dalam cuitan yang sama, Denny juga menuding bila Prabowo tidak cakap dalam bekerja sehingga mendompleng Jokowi.
"Kerjaan kok nempel mulu, apa krn ga bisa kerja?" pungkasnya disertai emotikon tertawa.
Baca Juga: 'Sedikit Lebih Baik', Perbedaan Kapal Selam Ekspedisi Titanic Deepsea Challenger vs OceanGate
Sontak saja cuitan ini ramai dikomentari warganet.
"Ini orang kerjanya mencela orang lain aja... kenapa ga jadinorang baik saja.. atau paling tdk diem drpd ngoceh yg buruk," komentar seorang warganet.
"Maklum kembaran prangko bisanya nempel doang ahahahaaayyy," sahut warganet lain.
Sementara itu jelang pencalonan presiden 2024, Denny Siregar nampaknya berada di pihak Ganjar Pranowo dilihat dari cuitannya di akun twitter pribadinya.
Terkait dengan tudingan Ganjar yang menempel pada Jokowi, Denny Siregar berkilah bila Gubernur Jawa Tengah tersebut sedang bekerja sebagai pekerja di kelompok masyarakat bawah.
"Kalo Ganjar berusaaha bantu selesaikan masalah di Jakarta ketika dia sedang di Jakarta, itu berarti intuisi dia sebagai pekerja di kelompok masyarakat bawah sedang bekerja. Kerjaannya bukan cuman nempel Jokowi doang terus bilang dia sedang bekerja," cuitnya lagi.
Berita Terkait
-
Dulu Rival Kini Bestie, Gerindra Ungkap Alasan Prabowo Makin 'Mesra' dengan Jokowi: Sama-sama Berani serta Seiya Sekata
-
Prabowo Subianto Jadi Tokoh Terpopuler Berdasarkan Survei Populi Center, Anies Kedua, Ganjar Ketiga
-
Survei Populi Center Membuktikan; Masyarakat Terbelah Gegara Jokowi Sebut akan Cawe-cawe di Pemilu
-
Sebut Ganjar Telepon Heru Budi Terkesan Cawe-cawe, Pengamat: Dia Kan Bukan Presiden
-
Capres PDIP Ujug-ujug Ngadu Masalah Warga Jakarta, Heru Budi Cuma Senyam-senyum usai Ditelepon Ganjar
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura