Suara.com - Kapal selam Titan yang baru saja meledak pun dibandingkan dengan Deepsea Challenger. Kapal selam Deepsea Challenger dianggap lebih baik dan lebih aman untuk mengarungi laut daripada Titan yang digunakan OceanGate untuk ekspedisi kapal Titanic.
Meledaknya kapal Titan menyebabkan 5 orang meninggal dunia. Sebelumnya, kapal ini hilang sejak Minggu (18/6) setelah menyelam 1 jam 45 menit di lepas pantai St John Newfoundland, Kanada.
Berkaitan dengan hal tersebut, berikut perbedaan kapal selam ekspedisi Titanic Deepsea Challenger dan OceanGate.
Deepsea Challenger
Deepsea Challenger merupakan kapal selam sedalam 7,3 meter atau 24 kaki. Kapal ini dirancang untuk mencapai dasar Challenger Deep atau titik terdalam yang diketahui bumi.
Kapal Deepsea Challenger diproduksi di Sydney, Australia oleh perusahaan riset dan desain Acheron Project Pty Ltd. Pada 2012, sutradara film James Cameron mengemudikan kapal itu untuk melihat Palung Mariana.
James mengaku ekspedisi itu bukan kegiatan mudah dan bertaruh nyawa. James pun tidak terkejut saat Titan dinyatakan hilang secara mendadak.
"Saya merasakan apa yang telah terjadi. Untuk elektronik kapal selam gagal dan sistem komunikasinya gagal, dan transponder pelacaknya gagal secara bersamaan, kapal selam hilang," katanya.
Deepsea Challenger memiliki kabin pilot dengan diameter 1,1 meter. Artinya, hanya dapat dimasuki satu penumpang.
Baja kapal penakluk Palung Mariana ini setebal 64 mm atau 2,5 inci. Kapal ini juga diuji kemampuannya menahan tekanan 114 megapascal yang diperlukan dalam ruang tekanan di Pennsylvania State University.
Kapal ini beroperasi secara vertikal dengan berat 500 kg atau 1,100 lb. Beban ini memungkinkannya tenggelam ke dasar dan akan naik ke permukaan jika dilepaskan.
Jika sistem pelepasan pemberat gagal, maka kapal akan terdampar di dasar laut. Adapun pelepasan galvanik cadangan untuk menimbulkan korosi di air asin selama waktu tertentu. Hal ini memungkinkan kapal selam muncul ke permukaan secara otomatis.
Kapal ini dinilai lebih baik daripada milik OceanGate. Pasalnya, kapal ini mampu keluar selama ekspedisi lut yang menjelajah bangkai kapal Titanic dan ke Palung Mariana.
Titan OceanGate
Pada Minggu (18/6) kapal ini dinyatakan hilang usai 1 jam 45 menyelam. Padahal untuk mencapai bangkai kapal Titanic diperlukan 4 jam untuk berangkat dan kembali ke permukaan.
Setelah dilakukan pencarian, Penjaga Pantai Amerika menemuka kerucut ekor kapal Titan di dasar lautan dengan jarak 488 m dari bangkai kapal Titanic. US Coast Guard Laksamana Muda John Mauger pun menyampaikan Titan meledak dan seluruh penumpang tewas.
Kapal selam Titan ini dibuat dengan material titanium dans serat karbon filamin. Kapal ini berbobot 20.000 pound atau 9.072 Kg di udara.
Bentuk Titan mirip minivan. Di dalamnya, tidak tersedia kursi dan ruang kepala yang minim. Meski demikian, di dalamnya masih ada pencahayaan.
Kapal Titan diklaim telah berhasil melakukan 50 kali penyelaman termasuk ke dekat kapal Titanic. Meski pada 2022, terdapat masalah baterai saat penyelaman.
Penumpang yang ingin menaikinya selama 10 jam wajib membayar Rp3,7 miliar. Sebelum berangkat, penumpang wajib menandatangani surat pernyataan yang isinya terdapat kata ‘kematian’ sebanyak 3 kali.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Kapal Selam Wisata Titanic Ditemukan Hancur, Semua Penumpang Dinyatakan Meninggal
-
Ramalan Kartun The Simpsons jadi Kenyataan, Terbaru Tragedi Kapal Selam Wisata Titanic
-
Tak Cuma Kapal Selam Titanic! Ini Deretan Wisata Ekstrem Orang Kaya Raya: Sekali Jalan Bayar Rp6 Miliar
-
Apa Penyebab Kapal Selam Titanic Hancur di dalam Laut?
-
Paket Tour Kapal Selam Wisata Titanic Mencapai Rp 3,7 Miliar, Begini Spesfikasinya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
Terkini
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni