Saat Iduladha, hampir setiap warga masyarakat mendapatkan daging kurban yang bisa berupa daging kambing ataupun daging sapi.
Tentu saja potongan daging yang didapat tak bisa ditebak. Tapi paling sering, campuran antara potongan daging dan jeroan.
Iseng, seorang warganet di Twitter pun bertanya-tanya soal potongan daging sapi khusus steak yang langka saat Iduladha.
"Kenapa tiap Iduladha seringnya dapat jeroan atau gak kaki sapi ya? Potongan daging yang biasa jadi steak kayak sirloin, tenderloin, atau tomhawk itu pada kemana sih kalau sapi abis dipotong di Ied?" cuit seorang warganet dengan akun @nekadmorello.
Sontak saja cuitan iseng tersebut langsung mendapat tanggapan dari warganet lain, hingga ramai dibahas di media sosial.
Seorang warganet lainnya mengatakan bahwa pemotong hewan kurban bukanlah butcher yang punya keahlian membedakan potongan daging sapi, sehingga mereka akan memotong secara random.
"Lebih ke dipotongnya random sih, jadi kaga itu-itu bagian apa, asal potong aja kecil-kecil maukin platik, beress... Kan panitia kurban bukan yang punya keahlian butcher. Kalo butcher lihat panitia kurban potongin daging pasti nangis," cuit warganet engan akun @amerikan0.
Komentar di atas juga didukung oleh warganet lainnya, yang mengatakan bahwa panitia kurban cuma memisahkan antara daging, jeroan, dan tulang saja.
"Pernah jadi panitia kurban, kalo dipisah-pisahin gitu baru kelar besok nanti bungkusin dagingnya. Jadi dipisahinnya cuma daging jeroan, tulang, sama daging banyak lemak. Potongannya dah kecil biar gramnya gampang. Udah gak tau itu mana sirloin mana tenderloin wkwkwk," komentarnya.
Meski begitu, ada juga warganet yang berkomentar kalau potongan daging yang bagus biasanya sudah dipisahin untuk para panitia kurban.
"Udah dipisahin buat panitia lah wkwkwk, tetangga gua aja yang panitia tuh daging bisa sampe 6 bulanan saking banyaknya. Padahal tetangga-tetangga mah suma seciprit-ciprit," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
BRI Cepu Gelar Program SERU: Setor Tunai Rp20 Juta Via CRM, Langsung dapat Minyak Goreng Gratis!
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3