/
Minggu, 02 Juli 2023 | 21:39 WIB
CEK FAKTA: Amien Rais Dijemput Paksa karena Terlibat Kasus Panji Gumilang Al Zaytun, Benarkah? (Thumbnail YouTube)

Beredar kabar yang menarasikan bahwa Amien Rais dijemput paksa karena terlibat kasus Panji Gumilang Al Zaytun

Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 238 ribu pengikut bernama KABAR NEWS melalui sebuah video yang diunggah pada 2 Juli 2023.

"GEMPAR MALAM INI || BOS BESAR AL ZAYTUN DIT4NGK4P, TERNYATA AMIEN RAIS DALANG SEMUANYA" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (2/7/2023).

Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:

"DIJEMPUT PAKSA MALAM INI
AMIEN RAIS TERLIBAT PERAN DIKASUS PANJI AL ZAYTUN"

Namun begitu, apakah benar Amien Rais dijemput paksa karena terlibat kasus Panji Gumilang?

Penjelasan

Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Amien Rais yang dijemput paksa.

Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Amien Rais dijemput paksa.

Baca Juga: BRI Liga 1: Laga Pertama Penting, Persik Kediri akan Tampil All Out Lawan Borneo FC

Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan bahwa Amien Rais dijemput paksa karena terlibat di kasus Panji Gumilang Al Zaytun.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'DIJEMPUT PAKSA MALAM INI, AMIEN RAIS TERLIBAT PERAN DIKASUS PANJI AL ZAYTUN' merupakan klaim yang salah.

Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More