Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara mengenai sosok pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang.
Ketika ditemui usai memberikan sambutan seminar tentang keamanan laut di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2023), Mahfud MD menyebut bahwa Panji Gumilang memiliki 6 KTP dengan nama yang berbeda.
Dikutip dari akun Instagram @ndorobei.official, Mahfud MD menyebut beberapa nama yang digunakan Panji Gumilang untuk keenam KTP-nya.
"Nama dia tuh 6. Ada Abu Toto, ada Panji Gumilang, ada Abdussalam. Pokoknya 6 lah," ucap Mahfud MD.
Di antara berbagai nama berbeda yang digunakannya, ada satu yang menggunakan nama asli, yaitu Abdussalam.
Nama asli Panji Gumilang ini pernah diungkap oleh mantan tetangga ketika pentolan Ponpes Al Zaytun itu masih tinggal di Menes, Banten.
Selain 6 KTP dengan nama yang berbeda, Mahfud MD juga menambahkan bahwa Panji Gumilang ternyata memiliki ratusan rekening atas nama pribadi.
"Ada 256 rekening atas nama dia dan 33 rekening atas nama institusi, jadi 289," jelas Mahfud MD.
Lantaran mencurigakan, Mahfud MD menyebut bahwa semua rekening saat ini sedang dianalisis dari sudut PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi), untuk mengetahui apakah ada indikasi pencucian uang atau tidak.
Seperti diketahui, pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang tengah menjadi sorotan lantaran dinilai kontroversial karena sejumlah perkataan dan perbuatannya dinilai bertentangan dengan umat Islam pada umumnya. Salah satunya dengan mencampur barisan salat lelaki dan perempuan pada saat salat Id beberapa waktu lalu.
Baca Juga: CEK FAKTA: KPI Resmi Larang Dewi Perssik Tampil di TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh