/
Sabtu, 08 Juli 2023 | 22:41 WIB
Cipung makan ikan shisamo ((Instagram))

Belum lama ini, ramai potongan video yang menunjukkan Cipung alias Rayyanza tengah asyik makan ikan goreng. Tanpa ragu, Cipung mengigit bagian kepala ikan bertubuh kecil dan ramping tersebut. 

Anak berusia 1 tahun itu terlihat sangat menikmati ikan tersebut. Tubuhnya sampai bergiik setelah menggigit ikan berukuran mungil tersebut. 

Warganet pun langsung penasaran dengan jenis ikan yang dimakan Cipung tersebut. Dan akhirnya terjawab bahwa ikan tersebut bernama ikan shisamo

Ikan shisamo memiliki bentuk yang kecil dan ramping, dengan panjang sekitar 15 cm. Ukurannya yang cukup mungil membuat ikan ini aman dikonsumsi sendiri oleh anak-anak. 

Bahkan, seluruh bagian tubuh ikan ini bisa dimakan, mulai dari kepala hingga ekor. Dan disebutkan juga bahwa ikan ini kaya akan omega-3 yang bagus untuk otak. 

Gara-gara video tersebut, banyak ibu-ibu yang juga ingin membeli ikan shisamo untuk anaknya. Tapi usut punya usut, harganya ternyata tidaklah murah. 

Di ecommerce, ikan shisamo dijual dengan harga sekitar Rp 70.000 per 500 gram. Harganya yang sama sekali tak bersaing dengan ikan lokal ini pun langsung membuat ibu-ibu auto kembali ke ikan kembung dan ikan lele. 

Dikutip dari akun Instagram @oramiparenting, sejumlah ibu-ibu pun auto membandingkan ikan shisamo ini dengan ikan lokal andalan mereka. 

"Buibu please jangan FOMO ya. Masih banyak ikan lokal yang kandungan gizi ga kalah dengan ikan import ini. Sesuaikan dengan budget di rumah. Pilih yang mudah dan murah. Yang penting panduannya gizi seimbang," komentar warganet.

Baca Juga: Apa Itu Deepfake? Ketahui Pengertian, Bahaya dan Cara Mendeteksinya

"Udaah, di Indonesia makan ikan kembung, ikan tenggiri, kakap juga gizinya baguusss, kalo telur ikan juga banyak ada telur ikan mas, telur ikan kakap, dll semuanya juga gizinya tinggi. Ikan kembung omega-3 nya lebih tinggi dari salmon," kata warganet yang lain. 

"Aku baru aja kemarin nyobain buat anakku, 55 ribu isi 8 yaa lumayan sih harganya," kata warganet memberi testimoni.

Load More