Oscar Lawalata resmi mengubah identitasnya menjadi perempuan transgender. Namanya di berbagai dokumen negara pun telah berubah menjadi Asha Smara Darra.
Kepada Andy F Noya dalam acara Kick Andy, desainer Indonesia itu mencurahkan perasaannya saat ini, sesudah dirinya resmi menjadi sosok perempuan di mata negara.
Dikutip dari YouTube Metro TV, Asha mengaku bahwa dirinya saat ini menjadi lebih tenang. Hal ini karena ia bisa dengan lantang menyebut dirinya sebagai seorang perempuan.
"Saya merasa lebih tenang, bisa dengan mudahnya mengatakan bahwa saya wanita, dan memang saya wanita secara keseluruhan," katanya.
Dengan diakuinya dirinya sebagai perempuan, Asha juga mengaku tak ada lagi rasa marah terhadap sekitar yang selama ini memandang dirinya secara berbeda.
"Tidak lagi ada rasa dendam ataupun rasa marah terhadap sekitar, lebih mudah untuk menetralisir perasaan-perasaan seperti itu, karena saya sudah menyatu dengan diri saya, dan melihat segala sesuatu itu bisa lebih positif, tidak lagi negatif," tambahnya.
Asha mengakui bahwa dulu, sebelum ia melakukan operasi mengganti kelamin, ia sulit berdamai dengan dirinya sendiri. Dan hal itu pun membuat pemikirannya mulai ke arah yang gelap.
"Karena di fase sebelum kita bisa mencapai damai dengan diri kita, itu banyak sekali pengaruh-pengaruh dalam alam pikir kita. Dan itu salah satu trigger saya juga, pemicu saya untuk melakukan operasi kelamin saya waktu itu. Selain saya punya janji sendiri terhadap Tuhan di umur 40 itu, tetapi saya melihat pemikiran saya sudah mulai mengarah ke arah yang gelap," kata kakak dari Mario Lawalata itu.
Keinginan Asha ternyata sangatlah sederhana, bahwa ia ingin hidup dengan baik. Namun, diakuinya, pengaruh-pengaruh dari luar membuatnya sulit untuk bisa menjalani hidup seperti yang ia inginkan.
Baca Juga: Syahnaz Sadiqah Akhirnya Buka Suara Tentang Perselingkuhan! Netizen: Muka Tembok!
"Saya selalu punya tujuan untuk hidup yang baik, untuk berperilaku yang baik, tetapi dentuman-dentuman dari luar itu kan mempengaruhi juga rasa kita, jadi yang saya pendam selama 40 tahun itu ternyata memiliki efek-efek luka yang mempengaruhi hidup saya ke depan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan
-
Gaya Hidup dan Pengalaman Bersantap Jadi Kunci, Industri Kuliner Indonesia Diprediksi Terus Tumbuh
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Kekayaan Alam Diekspor, Tagihannya Dipulangkan kepada Rakyat
-
Doa Hari Pertama Masuk Sekolah, Amalkan agar Diberi Kelancaran dan Kemudahan
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Pemerasan, Pemprov Jateng Belum Tunjuk Plt