Pondok Pesantren Al Zaytun tengah menjadi sorotan masyarakat lantaran ajarannya yang dianggap sesat. Pesantren yang dipimpin oleh Panji Gumilang ini diduga mempraktikkan sejumlah ajaran yang dinilai menyimpang dari tuntunan agama Islam.
Belum lama ini, beredar video yang menarasikan bahwa Pondok Pesantren Al Zaytun akhirnya ditutup.
Dikutip dari YouTube KABAR NEWS yang mengunggah video tersebut pada 1 Juli 2023 lalu, disebutkan bahwa pondok pesantren yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat tersebut akan ditutup oleh Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD.
Disebutkan pula bahwa pemimpin ponpes, Panji Gumilang, dan anak buahnya, akan ditangkap.
Video berdurasi 8 menit itu diberi judul "Gempar Sore Ini || Al Zaytun Resmi Ditutup, Mahfud Ancam Tangkap Panji G & Anak Buah".
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan narasi atau informasi mengenai penutupan Ponpes Al Zaytun oleh Mahfud MD.
Tidak hanya itu, di dalam video juga tidak ada narasi atau informasi yang menyebut bahwa Panji Gumilang dan anak buahnya akan ditangkap.
Baca Juga: Masih Dihujat Netizen, Syahnaz Sadiqah Cuek Joget TikTok Bareng Nisya Ahmad
Video tersebut hanya memuat potongan wawancara Mahfud MD terkait pandangan pemerintah mengenai pondok pesantren ini. Selain itu, ada pula potongan wawancara narasumber lain yang menceritakan testimoni mereka seputar Ponpes Al Zaytun.
Berdasarkan hal tersebut, narasi Pondok Pesantren Al Zaytun ditutup oleh Mahfud MD termasuk dalam kategori disinformasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Kembalinya Mahkota Raja Pajajaran, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Pukau Warga Bogor
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3