Sinopsis film Oppenheimer yang tayang 19 Juli bercerita tentang penemu bom atom J. Oppenheimer.
Film yang berdurasi selama tiga jam ini dibintangi oleh Cillian Murphy sebagai J Oppenheimer, Emily Blunt sebagai istri pemeran utama Katherine (kitty) Oppenheimer, Matt Damon sebagai Jendral Leslie Groves Jr., Robert Downey Junior sebagai Lewis Strauss (direktur proyek Manhattan), dan Florence Pugh sebagai psikiater Jean Tatlock.
Melansir hops.id, J. Oppenheimer adalah seorang fisikawan teoritis asal New York, A.S. Ia lahir tahun 1904.
Pria ini lulusan Universitas Harvard, dan Cambridge lalu pindah ke Universitas Göttingen. Ia mendapatkan gelar profesor di sana.
Dalam film garapan Warner Bros ini, Oppenheimer mengerjakan sebuah tugas untuk membuat senjata penghancur massal. Ia bertugas di laboratorium bersama petugas lab lain.
Franklin D. Roosevelt yang saat itu menjadi presiden takut akan Jerman yang sudah membuat senjata nuklir pemusnah masal. Hal ini yang buat Amerika Serikat mengembangkan teknologi bom atom Bersama Jenderal Leslie Groves Jr.
Arah proyek yang dinamakan ‘proyek Manhattan’ ini berubah setelah Hitler menyerah dari sekutu. Amerika Serikat mengarahkan pandangannya ke Jepang.
Pria lulusan Göttingen ini berusaha meyakinkan jendral agar percaya kepadanya untuk membuat bom atom.
Oppenheimer dan Einstein adalah 2 orang fisikawan yang terkenal. Dalam film Oppenheimer ia muncul sekilas di trailer.
Baca Juga: Belum Dapat Chemistry dengan Para Capres, Erick Thohir Ogah 'Kawin Paksa' di Pilpres 2024
Dikutip hops.id dari screenrant.com, Einstein pertama kali kenal Oppenheimer saat ia pergi keliling dunia tahun 1932 dan pergi ke Caltech.
Walaupun berteman, mereka berbeda pendapat mengenai mekanika kuantum. Sepanjang hidupnya mereka berdebat mengenai hal itu. Namun pada 10 tahun sebelum kematian Einstein, mereka menjadi dekat.
Dalam pidato J.Oppenheimer di kantor pusat UNESCO tahun 1965, Ia menyebut Einstein “kekanak-kanakan dan sangat keras kepala.” Sehingga orang banyak mempercayai bahwa mereka berdua tidak akur.
Walaupun tempat tinggal mereka jauh, tapi tidak menyurutkan mereka untuk berkolaborasi.
Einstein tidak langsung terlibat dalam senjata nuklir penghancur massal buatan Oppenheimer CS
Karena Albert Einstein dituduh mempunyai kedekatan dengan pemerintah Jerman membuat risiko, Amerika Serikat tidak melibatkannya dalam pembuatan bom atom.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel