/
Selasa, 01 Agustus 2023 | 13:14 WIB
Jusuf Kalla [Istimewa]

Mantan Ketua Umum Partai Golkar 2004-2009 Jusuf Kalla menyebut isu isu musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) yang bergulir di internal partainya bisa menurutkan marwah partai Golkar.

Ia pun tak setuju bila munaslub itu dilakukan.

"Sangat tidak setuju karena itu akan lebih menurunkan muruah-nya Golkar," kata JK dikutip dari Antara.

Isu tersebut juga bisa membuat perpecahan di internal partai dan pada akhirnya berimbas pada raihan suara pada Pemilu 2024 mendatang.

"Bersatu saja belum tentu menang, apalagi tidak bersatu," imbuh Wakil Presiden RI ke-10 dan 12 itu.

Dia berharap semua internal partai bersatu agar bisa menang  di Pemilu 2024 yang hanya tinggal kurang dari setahun lagi digelar.

"Bersatulah dalam situasi yang krisis ini artinya waktu yang lebih singkat, bagaimana bisa menang kalau pecah gitu kan? Ya, harus bersatu dulu," ucapnya.

Menurut dia, isu bergulirnya Munaslub untuk mengganti kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan sebagai bakal calon presiden (capres) Partai Golkar juga tidak bisa dijadikan dasar alasan.

"Kalau dengan alasan nasib Pak Airlangga nanti tidak terpilih siapa sih yang bisa memastikan siapa yang terpilih?" ujarnya.

Baca Juga: Getolnya Rocky Gerung Kritik Jokowi, Tak Bosan Dilaporkan Pakai Pasal Penghinaan

Load More